Kamis Pekan Biasa XXXII, 14 November 2019

Keb 7: 22-30 + Mzm 119 + Luk 17: 20-25

 

 

Lectio

Pada suatu hari atas pertanyaan orang-orang Farisi, apabila Kerajaan Allah akan datang, Yesus menjawab, kata-Nya: "Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah, juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu." Dan Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Akan datang waktunya kamu ingin melihat satu dari pada hari-hari Anak Manusia itu dan kamu tidak akan melihatnya. Dan orang akan berkata kepadamu: Lihat, ia ada di sana; lihat, ia ada di sini! Jangan kamu pergi ke situ, jangan kamu ikut. Sebab sama seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain, demikian pulalah kelak halnya Anak Manusia pada hari kedatangan-Nya. Tetapi Ia harus menanggung banyak penderitaan dahulu dan ditolak oleh angkatan ini".

 

Meditatio

Ada dua hal yang dinyatakan dalam Injil hari ini. Pertama, kehadiran Yesus sang Empunya Kerajaan Allah memang tanpa disertai hal-hal yang menggelegar. KehadiranNya malah sulit dikenal banyak orang. Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah. Dia begitu halus dan lembut. Sumbu yang berkedip kedip pun tidk dipadamkan. Dia tidak bersuara dan tidak meperdengarkan suara di mana-amana.  Maka orang tak dapat berkata: lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana!. Akulah Dia (Yoh 24: 6) ada di antara kamu.

Kedua, pada kedatanganNya kedua kelak, yang tidak lagi mengikatkan diri pada ruang dan waktu, banyak orang mengakui kehebatanNya. 'Sebab sama seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain, demikian pulalah kelak halnya Anak Manusia pada hari kedatangan-Nya', tegas Yesus mengakuiNya. Namun sbelum semuanya itu terjadi, 'Ia harus menanggung banyak penderitaan dahulu dan ditolak oleh angkatan ini'. Keagungan dan kemuliaan Anak Manusia tidak mengabaikan tugas perutusan yang diembanNya.

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, kami ingin segala-galanya memakai tanda, yang sebenarnya untuk kebanggaan diri. Kiranya Engkau selalu mengingatkan kami dengan kasihMu, agar kami berani merendahkan diri dalam setiap pergaulan kami dengan sesama. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah'. Dia begitu halus dan lembut.

Kedua, 'sama seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain, demikian pulalah kelak halnya Anak Manusia pada hari kedatangan-Nya'. Dia mengatasi ruang dan waktu.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Pentakosta