Senin Pekan Biasa XXXIV, 25 November 2019

Dan 1: 8-20 + Mzm + Luk 21: 1-4

 

 

Lectio

Suatu hari ketika Yesus mengangkat muka-Nya, Ia melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka ke dalam kotak persembahan. Ia melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti itu. Lalu Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu. Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya."

 

Meditatio

Yesus memuji bahagia seorang janda miskin yang masih sempat dan mau memberi sumbangan dana dalam kotak persembahan. 'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu. Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya'. Janda miskin ini mengingatkan kita akan seorang pemuda kaya yang tidak mau kehilangan harta bendanya sebagaimana permintaan Yesus.

Harta benda itu memang amat menarik, bahkan mempunyai kekuatan yang luar biasa. Kita dapat mendapatkan kemudahan, karena harta benda atau kekayaan yang kita miliki. Beranikah kita berbagi dengan sesame, kalau memang kita mempunyai? Kamu telah menerima dengan cuma-cuma, maka bagikanlah juga dengan cuma-cuma. Jalan tengah yang paling nyaman dalam menikmati kekayaan adalah menikmatinya dengan penuh syukur, dan kita siap berbagi kepada sesame yang membutuhkan uluran tangan kita. Sebab apa yang kita lakukan untuk mereka yang hina, kita melakukannya bagi Kristus Tuhan sendiri.

 

Oratio

Ya Yesus, kami bersyukur kepadaMu atas segala berkatMu, yang telah Engkau berikan kepada kami. Ajari kami dan beranikan diri kami berbagi dengan sesame kami. Amin.

 

Contemplatio

'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu. Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya'. Janda miskin ini menjadi saluran berkat bagi sesame.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Pentakosta