Jumat Pekan Adven I, 6 Desember 2019

Yes 29: 17-24 + Mzm 27 + Mat 9: 27-31

 

 

Lectio

Suatu hari ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: "Kasihanilah kami, hai Anak Daud." Setelah Yesus masuk ke dalam sebuah rumah, datanglah kedua orang buta itu kepada-Nya dan Yesus berkata kepada mereka: "Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?" Mereka menjawab: "Ya Tuhan, kami percaya." Lalu Yesus menjamah mata mereka sambil berkata: "Jadilah kepadamu menurut imanmu." Maka meleklah mata mereka. Dan Yesus pun dengan tegas berpesan kepada mereka, kata-Nya: "Jagalah supaya jangan seorang pun mengetahui hal ini." Tetapi mereka keluar dan memasyhurkan Dia ke seluruh daerah itu.

 

Meditatio

'Bukankah hanya sedikit waktu lagi, Libanon akan berubah menjadi kebun buah-buahan, dan kebun buah-buahan itu akan dianggap hutan? Pada waktu itu orang-orang tuli akan mendengar perkataan-perkataan sebuah kitab, dan lepas dari kekelaman dan kegelapan mata orang-orang buta akan melihat. Orang-orang yang sengsara akan tambah bersukaria di dalam TUHAN, dan orang-orang miskin di antara manusia akan bersorak-sorak di dalam Yang Mahakudus, Allah Israel!' (Yes 29). Janji Allah ini secara istimewa terpenuhi oleh kedua orang buta yang berseru-seru kasihanlah kami, hai Anak Daud.

Mereka menikmatinya secaa istimwewa, karena kepercayaan mereka kepada Yesus Anak Daud. Ketika Yesus menantang mereka: 'percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?', mereka menjawab: 'ya Tuhan, kami percaya'. Lalu Yesus menjamah mata mereka dan berkata: 'jadilah kepadamu menurut imanmu'. Karena iman, kuasa Tuhan terjadi atas mereka. Iman membuat segala-galanya indah adanya.

Akankah kita menyambut kedatangan Kristus kedua kalinya, yang membawa mahkota keselamatan?  'Ya Tuhan, kami percaya'. Kata-kata inilah yang harus terus kita latih. Bukan dihafalkan, melainkan dibiasakan dalam perilaku sehari-hari. Bahasa Yakobisnya, yakni iman dalam perbuatan sehari-hari. Yakinlah, kita akan ikut menyambut kedatanganNya, kalau Yesus sendiri telah berkata kepada kita: 'jadilah kepadamu menurut imanmu'.  

 

Oratio

Yesus Kristus, buatlah iman kami makin hari makin tumbuh dan berkembang. Semoga iman kami tumbuh dalam perbuatan keseharian kami, sebab hanya dengan cara itulah kami akan siap sedia menjawab dan menyambutMu. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?'. Kata-kata ini sering ditanyakan kepada kita.

Kedua, 'jadilah kepadamu menurut imanmu'. Bila memang kita percaya kepadaNya.

 

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Pentakosta