Pesta Keluarga Kudus, 29 Desember 2019

Sir 3: 2-6 + Kol 3: 12-21 + Mat 2: 13-15.19-23

 

 

Lectio

Pada waktu itu setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia." Maka Yusuf pun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir, dan tinggal di sana hingga Herodes mati. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: "Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku."

Setelah Herodes mati, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi di Mesir, katanya: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya dan berangkatlah ke tanah Israel, karena mereka yang hendak membunuh Anak itu, sudah mati." Lalu Yusuf pun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya dan pergi ke tanah Israel. Tetapi setelah didengarnya, bahwa Arkhelaus menjadi raja di Yudea menggantikan Herodes, ayahnya, ia takut ke sana. Karena dinasihati dalam mimpi, pergilah Yusuf ke daerah Galilea. Setibanya di sana ia pun tinggal di sebuah kota yang bernama Nazaret. Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi-nabi, bahwa Ia akan disebut: Orang Nazaret.

 

Meditatio

Keluarga Yusuf dan Maria adalah keluarga terberkati. Ada Yesus di tengah-tngah mereka. Namun ternyata mereka bukanlah orang-orang yang bebas dari tantangan dan rintangan, malah ada ancaman segala. 'Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia'. Mereka pun berjalan ke Mesir mencucurkan keringat. Mereka hidup sebagai pengungsi. Mereka pun akhirnya tidak bisa pulang ke kampung halaman. Mereka menyingkir ke Galilea.

Yesus adalah Anak Yusuf dan Maria. Yesus adalah milik mereka. Mereka bertanggungjawab atas Yesus. Mereka menjaga dan merawat Yesus. Yusuf bangun, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir. Yusuf berjuang dan berjuang. Dia tidak memprotes perlakuan Tuhan Allah kepada mereka, malah sebaliknya melakukan segala yang diperintahkanNya. Mereka adalah keluarga terberkati, tetapi tidak menuntut pelayanan tersendiri.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, begitu besar tanggungjawab Yusuf dan Maria dalam mendampingi Engkau dalam menghadapi tantangan hidup. Semoga kami pun menjadi keluarga-keluarga yang bertanggungjawab terhadap anak-anak yang memang telah Engkau percayakan kepada kami. Amin.

 

Contemplatio

Yusuf bangun, diambilnya Anak itu serta ibu-Nya malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir. Keluarga bertanggungjawab atas anggotanya.

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Pentakosta