Rabu dalam Oktaf Natal, 26 Desember 2019

Kis 7: 54-59 + Mzm 31 + Mat 10: 17-22

 

 

Lectio

Pada waktu itu bersabdalah Yesus: 'waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya. Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah. Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga. Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu. Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka. Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat'.

 

Meditatio

Kenapa pada Oktaf Natal kita diingatkan akan kemartiran santo Stefanus? Bukankah kita harus bersukaria karena kelahiran sang Juruselamat? Benar kita rayakan santo Stefanus memang, tetapi dalam kaitannya dengan pesta Natal.

Pesan Natal yang tidak dapat kita lupakan adalah memberikan tempat yang nyaman bagi Kristus dalam hidup kita, agar Dia tinggal dalam diri kita. Kalau Dia tinggal dalam hidup kita, tentunya kita tidak kuatir akan segala yang terjadi menimpa kita; dan itulah yang dihayati santo Stefanus. 'Kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja', malah dianggap sebuah perintah Yesus kepada Stefanus. Dan benar, sebagaimana permintaan Kristus, semuanya adalah 'kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah'.

Ketika nyawanya terancam, Stefanus pun tidak takut dan gelisah. Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku, seru Stefanus yang benar-benar menghayati sabda Kristus yang dipercayainya. 'Orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat'. Stefanus tidak mencari keselamatan dirinya sendiri, melainkan keselamatan dalam Yesus Kristus.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, percaya kepadaMu, bukannya ingin mendapatkan kenyamanan hidup, melainkan usaha dan perjuangan untuk semakin percaya kepadaMu. Itulah pekerjaan yang Engkau percayakan kepada kami. Teguhkanlah kami, agar kami dapat melakukan pekerjaan itu dengan penuh syukur dan setia. Amin.

 

Cotemplatio

Pertama, kita diminta bertahan dalam aneka tantangan. Kesetiaan dalam tantangan adalah 'suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah'.

Kedua, 'orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat'. Keselamatan ada dalam Yesus.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017