Hari Raya Penampakan Tuhan, 5 Januari 2020

Yes 60: 1-6 + Ef 3: 2-6 + Mat 2: 1-12

 

 

Lectio

Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia." Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem. Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan. Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel."

Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak. Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya aku pun datang menyembah Dia." Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.

 

Meditatio

Mengapa mereka singgah di Yerusalem? Inilah persoalan cerita Injil hari ini.

Pertama, karena bintang yang mereka lihat di timur sepertinya tiba-tiba hilang di atas Yerusalem. Terpaksalah mereka bertanya dan bertanya. Sebab setelah mereka diminta pergi terlebih dahulu oleh Herodes, bintang itu tiba-tiba muncul kembali. Bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada. Kalau bintang tidak menghilang, tentunya mereka tidak perlu bertanya dan bertanya.

Kedua, mereka singgah di Yerusalem, sepertinya Tuhan Allah mengingatkan dan sekaligus menegur orang-orang Yerusalem yang tahu menahu akan kelahiran sang Raja, tetapi tidak mau tahu terhadapNya. Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku Israel. Inilah jawaban mereka, ketika ditanyakan di manakah Mesias dilahirkan. Mereka itu adalah para imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi. Sekali lagi, mereka tahu, tetapi tidak mau tahu.

Bintang telah lenyap, tetapi tidak membuat mereka putus asa. Mereka berusaha dan berusaha mencari tahu. Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. Usaha mereka mendapatkan hasil. Mereka melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Sebab memang Dialah sang Mesias. Malah mereka masih mempersembahkan mas, dupa dan wangi-wangian. Mereka berani memberikan harta bendanya, karena telah menemukan sang Mutiara indah. Berbahagialah mereka itu, karena mereka adalah 'orang-orang bukan Yahudi, karena Berita Injil, turut menjadi ahli-ahli waris dan anggota-anggota tubuh dan peserta dalam janji yang diberikan dalam Kristus Yesus' (Ef 3: 6).

Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain. Kita pun diingatkan, agar setelah merayakan Natal, hendaknya tidak kembali cara hidup lama. Kita harus mencari jalan lain, hidup baru. Hidup sebagai manusia baru.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kami menjadi orang-orang terpilih, tetapi kami sering kali tidak mau tahu akan Engkau, sebagaimana dilakukan para ahli Taurat dan imam-imam kepala Yahudi. Ajarilah kami bersyukur atas keterpilihan kami, dan mau melaksakan  kehendakMu. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi. Mereka tahu akan kedatangan Mesias, tetapi tidak mau tahu.

Kedua, masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur. Mereka tidak meminta, melainkan memberi kepada sang Raja.

Ketiga, karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain. Kita harus hidup baru.

 

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)