Kamis Pekan Biasa II, 23 Januari 2020

1Sam 18: 6-9 + Mzm 56 + Mrk 3:  7-12

 

 

Lectio

Pada suatu kali Yesus dengan murid-murid-Nya menyingkir ke danau, dan banyak orang dari Galilea mengikuti-Nya. Juga dari Yudea, dari Yerusalem, dari Idumea, dari seberang Yordan, dan dari daerah Tirus dan Sidon datang banyak orang kepada-Nya, sesudah mereka mendengar segala yang dilakukan-Nya. Ia menyuruh murid-murid-Nya menyediakan sebuah perahu bagi-Nya karena orang banyak itu, supaya mereka jangan sampai menghimpit-Nya. Sebab Ia menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya. Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: "Engkaulah Anak Allah." Tetapi Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia.

 

Meditatio

Karya penyembuhan banyak dinikmati oleh orang-orang yang mengikutiNya. Markus mencatat, bahwa mereka yang mengikutiNya adalah orang-orang dari Galilea, Yudea, Yerusalem, Idumea, seberang Yordan, daerah Tirus dan Sidon. Berapa orang yang mengikutiNya, tentunya kita hanya dapat membayangkan dengan penyebutan daerah-daerahnya tadi. Mereka sempat berhimpitan satu sama lain hendak menjamah Yesus.

Mengapa Yesus melarang roh-roh jahat berteriak-teriak tentang diriNya? Mereka berteriak, karena memang meraka mengakui kuasaNya. Mereka tidak berdaya di hadapan sang Empunya kehidupan. Namun Yesus tidak mau diberitakan kehadiranNya oleh kuasa kegelapan.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kehadiaranMu menyatukan orang-orang dari pelbagai penjuru. KehadiranMu menjadi kerinduan banyak orang. KehadiranMu menyelamatkan banyak orang. Semoga kami pun semakin berani merindukan kehadiranMu yang menyelmatkan tu. Amin.

 

Contemplatio

'Engkaulah Anak Allah'. Teriakan inilah yang seharusnya menjadi teriakan keberundukan kita.

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017

Hari Raya Maria mendapat Kabar Sukacita