Rabu sesudah Penampakan, 8 Januari 2020

1Yoh 4: 11-18 + Mzm 72 + Mrk 6: 45-52

 

 

Lectio

Sesudah mengenyangkan banyak orang Yesus segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke perahu dan berangkat lebih dulu ke seberang, ke Betsaida, sementara itu Ia menyuruh orang banyak pulang. Setelah Ia berpisah dari mereka, Ia pergi ke bukit untuk berdoa. Ketika hari sudah malam perahu itu sudah di tengah danau, sedang Yesus tinggal sendirian di darat. Ketika Ia melihat betapa payahnya mereka mendayung karena angin sakal, maka kira-kira jam tiga malam Ia datang kepada mereka berjalan di atas air dan Ia hendak melewati mereka. Ketika mereka melihat Dia berjalan di atas air, mereka mengira bahwa Ia adalah hantu, lalu mereka berteriak-teriak, sebab mereka semua melihat Dia dan mereka pun sangat terkejut. Tetapi segera Ia berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!" Lalu Ia naik ke perahu mendapatkan mereka, dan angin pun redalah. Mereka sangat tercengang dan bingung, sebab sesudah peristiwa roti itu mereka belum juga mengerti, dan hati mereka tetap degil.

 

Meditatio

'Tenanglah! Aku ini, jangan takut!', tegas Yesus menenangkan para murid. Lalu Ia naik ke perahu mendapatkan mereka, dan angin pun redalah. Yesus menyatakan diri sebagai yang berkuasa atas alam semesta. Yesus tidak menyatakan diri dengan kata-kata, tetapi benar-benar dengan karya ilahi yang Dia kerjakan. Dia mampu melakukan semuanya itu, karena memang Dialah Tuhan Allah sang Empunya kehidupan. Dia Penguasa atas alam semesta.  Bukankah dalam Injilnya Yohanes juga menegaskan bahwa segala sesuatu tercipta dalam Dia (Yoh 1). Pantaslah kalau orang-orang Majus itu mencari dan menyembahNya.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, Engkau menyatakan diri dengan kuasaMu yang mengagumkan atas alam semesta. Kiranya semuanya itu harus membuat kami semakin percaya kepadaMu. Engkaulah sang Penguasa atas seluruh kehidupan alam semesta ini. Amin.

 

Contemplatio

'Tenanglah! Aku ini, jangan takut!'.

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Pentakosta