Sabtu Pekan Natal 1, 4 Januari 2020

1Yoh 3: 7-10 + Mzm 98 + Yoh 1: 35-42

 

 

Lectio

Pada keesokan harinya Yohanes berdiri di situ pula dengan dua orang muridnya. Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah!" Kedua murid itu mendengar apa yang dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut Yesus. Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Ia melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu cari?" Kata mereka kepada-Nya: "Guru, di manakah Engkau tinggal?" Ia berkata kepada mereka: "Marilah dan kamu akan melihatnya." Mereka pun datang dan melihat di mana Ia tinggal, dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia; waktu itu kira-kira pukul empat. Salah seorang dari keduanya yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikut Yesus adalah Andreas, saudara Simon Petrus. Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Mesias, Kristus." Ia membawanya kepada Yesus. Yesus memandang dia dan berkata: "Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas, artinya: Petrus."

 

Meditatio

'Kami telah menemukan Mesias, Kristus', kata Andreas yang telah tinggal bersama Yesus. Mereka merasakan sungguh, apa yang dikatakan sang guru mereka, bahwa Dia adalah Anak Domba yang menghapus dosa itu sungguh benar. Hal yang sama dengan para gembala; mereka merasakan sukacita setelah melihat dan mendengar, semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka (Luk 2: 20).

Peristiwa Natal kiranya juga mengingatkan kita: sejauhmana kedekatan kita dengan Yesus, sejauhmana yang disabdakanNya itu sungguh-sungguh kita rasakan dalam pengalaman hidup sehari-hari. Apakah sabda Yesus sekedar menjadi pengetahuan iman sampai sekarang ini? Apakah Kristus benar-benar menjadi Anak Domba yang menghapus dosa-dosa kita, karena kita berani menerima sakramen-sakramenNya? Apakah pengalaman keseharian kita, sesuai juga dengan yang disabdakanNya?

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, semoga rahmatMu yang Engkau taburkan membuat kami semakin merasakan karya penebusanMu dalam diri kami. Semoga kami pun tidak segan-segan dan malah rindu menerima sakramen tobat yang menyelamatkan. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'Dia adalah Anak Domba yang menghapus dosa'. Dialah sang Juruselamat.

Kedua, 'kami telah menemukan Mesias, Kristus'. Semangat berbagi perlu dikembangkan.

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Pentakosta