Selasa sesudah Penampakan, 7 Januari 2020

1Yoh 4: 7-10 + Mzm 72 + Mrk 6: 34-44

 

 

Lectio

Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka. Pada waktu hari sudah mulai malam, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya dan berkata: "Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah mereka pergi, supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa dan di kampung-kampung di sekitar ini." Tetapi jawab-Nya: "Kamu harus memberi mereka makan!" Kata mereka kepada-Nya: "Jadi haruskah kami membeli roti seharga dua ratus dinar untuk memberi mereka makan?" Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!" Sesudah memeriksanya mereka berkata: "Lima roti dan dua ikan." Lalu Ia menyuruh orang-orang itu, supaya semua duduk berkelompok-kelompok di atas rumput hijau. Maka duduklah mereka berkelompok-kelompok, ada yang seratus, ada yang lima puluh orang. Dan setelah Ia mengambil lima roti dan dua ikan itu, Ia menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, supaya dibagi-bagikan kepada orang-orang itu; begitu juga kedua ikan itu dibagi-bagikan-Nya kepada semua mereka. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti dua belas bakul penuh, selain dari pada sisa-sisa ikan. Yang ikut makan roti itu ada lima ribu orang laki-laki.

 

Meditatio

Yesus melihat sejumlah besar orang banyak. Orang laki-laki saja ada sekitar lima ribu; tentunya belum terhitung mereka kaum permpuan dan anak-anak. Tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Akhirnya Yesus membuat mukjizat dengan mempergandakan beberapa roti dan ikan bagi mereka. 'Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita' (1Yoh 4: 10), demikian juga bukan mereka yang meminta makan, melainkan Yesus sendiri yang berinisiatif memberikannya. Kehadiran Yesus menjadi kesukaan bagi banyak orang. Di hadapan mereka semua, Yesus menyatakan siapakah diriNya, bukan dengan kata-kata, melainkan denan perbuatan dan karya.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, Engkau datang dan menggembirakan banyak orang. Engkau memberikan penghiburan dan sukacita. Semoga kamipun orang-orang yang percaya kepadaMu merasakan kehadiranMu yang menyelamatkan. Amin.

 

Contemplatio

Tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala.

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017