Kamis Pekan Biasa IV, 6 Februari 2020




 

1Raj 2: 1-27 + Mzm + Mrk 6: 7-13

 

 

Lectio

Suatu hari Yesus memanggil kedua belas murid itu dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat, dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka, kecuali tongkat, roti pun jangan, bekal pun jangan, uang dalam ikat pinggang pun jangan, boleh memakai alas kaki, tetapi jangan memakai dua baju. Kata-Nya selanjutnya kepada mereka: "Kalau di suatu tempat kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari tempat itu. Dan kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu dan kalau mereka tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang di kakimu sebagai peringatan bagi mereka." Lalu pergilah mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat, dan mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka.

 

Meditatio

Apakah ada arti khusus, bahwasannya para murid hanya diperkenankan membawa tongkat dan memakai alas kaki? Minimal para murid tidak boleh merepotkan diri dengan aneka perbekalan dalam karya perutusan. Bukankah seorang pekerja patut mendapat upah?

'Kalau di suatu tempat kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari tempat itu'. Penyataan Yesus ini bisa kita pahami, agar kita berani menerima keadaan apa saja, dan tidak memilih-milih. Di mana kita tinggal dan ditempatkan, hendaknya kita menerimanya dengan penuh syukur. Terlebih mengingat pemberitaan tentang Kerajaan Allah wajib disampaikan kepada setiap orang, dan amat diharapkan agar setiap orang menerimanya demi keselamatan. Karena itu 'kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu dan kalau mereka tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang di kakimu sebagai peringatan bagi mereka'. Menerima kabar sukacita adalah kewajiban bagi setiap orang. Penolakan kabar sukacita berarti penolakan terhadap keselamatan itu sendiri; penolakan terhadap Allah.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, Engkau mengutus para murid untuk mewartakan sabda keselamatan. Semoga kami orang-orang yang telah percaya kepadaMU dan beroleh keselamatan daripadaMu, berani berbagi kabar sukacita kepada sesame kami. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'kalau di suatu tempat kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari tempat itu'. Ucapkan syukur selalu.

Kedua, 'kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu dan kalau mereka tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang di kakimu sebagai peringatan bagi mereka'. Mendengarkan sabdaNya adalah wajib hukumnya.

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Pentakosta