Minggu Pekan Biasa VI, 16 Februari 2020

Sir 15: 15-20 + 1Kor 2: 6-10 + Mat 5: 17-37

 

 

Lectio

Pada waktu itu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: 'janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titik pun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah, maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambut pun. Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat'.

 

Meditatio

Hidup adalah suatu anuegrah, yang perlu kita pertanggunjawabkan kepada Tuhan. 'Setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri kepada Allah' (Rom 14: 12). Kita berkata demikian, karena memang kita adalah orang beriman. Apalagi bukankah kita tercipta sesuai dengan gambarNya? (Kej 1). Semua mengandaikan kita manusia sebagai ciptaan yang penuh kuasa, dan mampu melakukan aneka hal secara bebas. Namun segala yang kita lakukan adalah sebuah pilihan, yang tentunya tetap mengandaikan adanya pilihan yang dapat dipertangungjawabkan dan tidak. Saya melangkah maju dan mundur adalah keputusan. Mengamini sabda Tuhan adalah harapan Yesus: jikalau engkau melakukan segala kehendak Bapa, kamu adalah saudaraKu, yang semua disampaikan demi kebahagiaan dan keselamatan seluruh umatNya. 'Asal sungguh mau, engkau dapat menepati hukum, dan berlaku setiapun dapat kaupilih' (Sir 15: 15); terlebih lagi bila mengandalkan iman kepercayaan, kita dapat melakukan segala sesuatu yang jauh sebelumnya kita ragukan. Ada kemauan ada jalan. Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya.

Kalau Yesus hari ini mengatakan: 'jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak', Yesus mengajak kita, agar konsekuen dan bertanggungjawab akan segala yang telah pilih dan lakukan. Kita, yang telah memilih Tuhan Yesus menjadi sang Penyelamat, tentunya harus berani mengamini sabda dan kehendakNya. Baris-baris ni gajah di rura pangaloan, molo marsuru raja, dae ma so oloan.

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau selalu memberi yang baik bagi kami, maka teguhkanlah kami selalu agar kami setia berbagi sebagaimana yang Engkai kehendaki bagi kami. Semoga kami pun siap selalu bertangungjawab kepadaMu, karena memang Engkaulah pilihan kami. Amin.

 

Contemplatio

'Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak'.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Pentakosta