Rabu Pekan Biasa IV, 5 Februari 2020

2Sam 24: 9-17 + Mzm 32 + Mrk 6: 1-6

 

 

Lectio

Suatu hari Yesus mengunjungi tempat asal-Nya, sedang murid-murid-Nya mengikuti Dia. Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: "Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya? Bukankah Ia ini tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan ada bersama kita?" Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya." Ia tidak dapat mengadakan satu mujizat pun di sana, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka. Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka. Lalu Yesus berjalan keliling dari desa ke desa sambil mengajar.

 

Meditatio

Orang-orang Nazaret kecewa dan menolak Yesus. Mereka menolakNya, karena mereka mengenal siapakah keluarga Yesus. Orang-orang Nazaret merasa tahu siapakah Yesus. Tak jarang kita pun mengenal seseorang dengan memakai konsep diri kita sendiri. Kita malah sering tidak mengenal seseorang apa adanya. Mereka juga meragukan segala kemampuan Orang sekampungnya ini. Kalau iman kepercayaan Yairus dan wanita yang duabelas tahun sakit pendarahan menyenangkan hatiNya, tidaklah demikian orang-orang Nazaret, yang merasa banyak tahu tentang Anak Manusia. Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka. Namun begitu mereka yang sakit dan menderita tetap mendapatkan perhatianNya. Belaskasih Allah melampaui segala kemampuan dan keterbatasan manusia.

 

Oratio

Yesus Kristus, kami ini sertingkali merasa banyak mengetahui tentang Engkau, padahal pengetahuan kami amatlah terbatas. Ajarilah kami untuk semakin membuka diri, agar kami semakin mengenal Engkau dan menikmati belaskasihMu. Amin.

 

Contemplatio

Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka. Janganlah itu terjadi pada diri kita.

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017