Senin Pekan Biasa IV, 3 Februari 2020

2Sam 15: 13-14 + Mzm 3 + Mrk 5: 1-20

 

 

Lectio

Suatu hari sampailah Yesus bersama para muridNya di seberang danau, di daerah orang Gerasa. Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan menemui Dia. Orang itu diam di sana dan tidak ada seorang pun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai, karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorang pun yang cukup kuat untuk menjinakkannya. Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil berteriak-teriak dan memukuli dirinya dengan batu. Ketika ia melihat Yesus dari jauh, berlarilah ia mendapatkan-Nya lalu menyembah-Nya, dan dengan keras ia berteriak: "Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi? Demi Allah, jangan siksa aku!" Karena sebelumnya Yesus mengatakan kepadanya: "Hai engkau roh jahat! Keluar dari orang ini!" Kemudian Ia bertanya kepada orang itu: "Siapa namamu?" Jawabnya: "Namaku Legion, karena kami banyak." Ia memohon dengan sangat supaya Yesus jangan mengusir roh-roh itu keluar dari daerah itu. Adalah di sana di lereng bukit sejumlah besar babi sedang mencari makan, lalu roh-roh itu meminta kepada-Nya, katanya: "Suruhlah kami pindah ke dalam babi-babi itu, biarkanlah kami memasukinya!" Yesus mengabulkan permintaan mereka. Lalu keluarlah roh-roh jahat itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi yang kira-kira dua ribu jumlahnya itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati lemas di dalamnya. Maka larilah penjaga-penjaga babi itu dan menceriterakan hal itu di kota dan di kampung-kampung sekitarnya. Lalu keluarlah orang untuk melihat apa yang terjadi. Mereka datang kepada Yesus dan melihat orang yang kerasukan itu duduk, sudah berpakaian dan sudah waras, orang yang tadinya kerasukan legion itu. Maka takutlah mereka. Orang-orang yang telah melihat sendiri hal itu menceriterakan kepada mereka tentang apa yang telah terjadi atas orang yang kerasukan setan itu, dan tentang babi-babi itu. Lalu mereka mendesak Yesus supaya Ia meninggalkan daerah mereka. Pada waktu Yesus naik lagi ke dalam perahu, orang yang tadinya kerasukan setan itu meminta, supaya ia diperkenankan menyertai Dia. Yesus tidak memperkenankannya, tetapi Ia berkata kepada orang itu: "Pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!" Orang itu pun pergilah dan mulai memberitakan di daerah Dekapolis segala apa yang telah diperbuat Yesus atas dirinya dan mereka semua menjadi heran.

 

Meditatio

Ada banyak yang menarik dalam Injil hari ini.

Pertama, Yesus begitu dikenal oleh orang yang kerasukan setan, tidaklah demikian dengan banyak orang.

Kedua, Yesus sempat berbincang-bincang dengan orang yang kerasukan.

Ketiga, Yesus mengabulkan permohonan kuasa kegelapan.

Keempat, tewasnya kawanan babi menarik perhatian banyak orang, tetapi tidaklah demikian dengan sembuhnya orang kerasukan itu.

Kelima, banyak orang malah mengusir Yesus dari tempat mereka.

Keenam, Yesus melarang orang yang telah disembuhkan itu mengikuti diriNya, malah: 'pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!', tegas Yesus. Tidak seperti biasanya.

Semua menunjukkan betapa berbedanya kepentingan kita manusia dengan kehendak Yesus Kristus. JalanMu jauh dari jalanku, pikiranMu jauh dari pikiranku. Daud pun menyadari akan hal ini, sebagaimana dikatakannya kepada Abisai (2Sam 16). Namun peristiwa tadi lebih menyatakan siapakah Yesus, sang Empunya kehidupan ini.

 

Oratio

Ya Yesus Engkau begitu berkuasa, tetapi tidak banyak orang yang mengagumiMu, hanya karena kepuasan diri mereka tidak terpenuhi, dan takut segala harta yang mereka miliki. Ajarilah kami, agar kami semakin mengandalkan Engkau, bahwasannya segalanya bisa terjadi hanya karena kuasaMu. Amin.

 

Contemplatio

'Pulanglah ke rumahmu, kepada orang-orang sekampungmu, dan beritahukanlah kepada mereka segala sesuatu yang telah diperbuat oleh Tuhan atasmu dan bagaimana Ia telah mengasihani engkau!', tegas Yesus. Tidak seperti biasanya.

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Pentakosta