Hari Raya Santo Yosef, 19 Maret 2020

2Sam 7: 4-5 + Rm 4: 16-18 + Mat 1: 16-24

 

 

Lectio

Menurut silsilah Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya.

 

Meditatio

Suatu hari bersabdalah Tuhan Allah: 'Aku akan membangkitkan keturunanmu yang kemudian, anak kandungmu, dan Aku akan mengokohkan kerajaannya. Dialah yang akan mendirikan rumah bagi nama-Ku dan Aku akan mengokohkan takhta kerajaannya untuk selama-lamanya'. Sebuah janji yang diberikan Tuhan Allah sendiri kepada Daud. Keturunan Daud yang akan melanjutkan takhta kerajaannya, dan bukan yang lain.

Yesus adalah al Masih, yang membuka Kerajaan Allah di dunia. Dia dilahirkan, dan bukan dijadikan. Dia lahir dari seorang perempuan, Maria, yang secara patriakal tidak mempunyai kedudukan social dalam peranNya. Kalaupun Israel adalah bangsa terpilih semenjak semula, Yesus tidak bisa masuk dalam realitas social religi, yang telah tertata dan tumbuh berkembang. Namun karena keberanian dan kerendahan hati seorang Yosef, seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan kepadanya. maka Yesus masuk dalam silsilah Daud. Allah masuk dalam sejarah konkrit manusia. Yesus bukan saja-saja benar manusia, tetapi masuk dalam perjalanan sejarah manusia.

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau lahir sebagai manusia dalam budaya yang telah tumbuh dan berkembang. Engkau masuk bersama Yosef, sang ayah yang mendampingiMu. Semoga kami pun mau dan berani memasuki realitas sejarah perjalanan hidup, yang tidak selalu sesuai dengan keinginan kami. Amin.

 

Contemplatio

Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017