Malam Paskah, 11 April 2020

Kristus Cahaya Dunia 

Kel 14:15 - 30 + Rom 6: 3-11 + Mat 28: 1-10

 

 

Lectio

Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu. Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya. Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju. Dan penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati. Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: "Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring. Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu." Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus. Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: "Salam bagimu." Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya. Maka kata Yesus kepada mereka: "Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku."

 

 

Meditatio

Merayakan Malam Paskah berarti kita bersama Maria Magdalena dan Maria yang lain, yang menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, menikmati suatu peristiwa yang indah dan mulia. Kita hendak melihat dan mendengarkan kabar sukacita yang disampaikan seorang malaikat Tuhan turun dari langit. Wajah malaikat itu bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju. Dengan penuh sukacita dia mengabarkan: 'janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring'.   

Dalam perayaaan Malam Paskah kita benar-benar bersama Maria Magdalen dan Maria yang laian menikmati kabar sukacita. Yesus, yang ditinggikan di kayu salib, dan turun ke alam maut, telah bangkit dan hidup Kembali. Dia sang Empunya kehidupan membongkar dunia kematian, sehingga semua orang yang percaya kepadaNya beroleh hidup. 'Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya', tegas Yesus. Inilah jaminan yang diberikan Yesus kepada kita semua. KebangkitanNya dari alam maut sungguh-sungguh membuktikan Siapakah Dia yang datang dan selalu menyapa kita itu. Perayaan Malam Paskah ini benar-nenar menegaskan, bahwa kita adalah orang-orang yang menikmati kehidupan abadi berkat kebangkitanNya. Bersyukurlah kita, karena ada kesempatan bersama-sama Maria Magdalena dan Maria yang lain, menerima dan menikmati kabar sukacita Paskah mulia.

Tentunya kita perlu berbagi juga pengalaman indah, yang boleh kita rasakan bersama Maria Magdalena dan Maria yang lain itu,  kepada saudara dan saudari kita, sebagaimana kehendak Yesus sendiri: 'pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku'.

Siapakah saudara dan saudari Yesus? Pertama, kita semua orang-orang yang dikasishiNya, yang 'menurut gambar Allah diciptakan-Nya; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya' (Kej 1, 27). Kedua, lebih khusus lagi adalah kita yang mau dibebaskan dari penindasan dosa dan diselamatkan, sebagaimana digambarkan secara nyata dalam pembebasan Israel dari Mesir (Kel 14), dan ketiga secara istimewa 'kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya. Kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, maka sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru' (Rom 6: 3-4). Kita nikmati sungguh keistimewaan yang diberikan Kristus kepada kita, saudara dan saudariNya. Kiranya Paskah membuat kita menjadi orang-orang yang bertanggungjawab dan tahu berterima kasih (bdk. Mat 21).

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau menebus kami hanya demi kasihMu yang menyelamatkan kami. Engkau mengasihi kami, saudara dan saudariMu. Semoga kami sungguh-sungguh mau menikmati kebangkitanMu yang Engkau berikan kepada kami, orang-orang yang percaya kepada kami

Kristus Cahaya dunia, sucikanlah kami. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya',  Inilah jaminan yang diberikan Yesus kepada kita semua.

Kedua, 'pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku'.

Kita diminta berani berbagi.

Ketiga, 'kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya. Kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, maka sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru'. Keistimewaan yang diberikan Kristus kepada kita.

 






Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017