Rabu dalam Pekan Suci, 7 April 2020


Yes 50: 4-9 + Mzm 69 + Mat 26: 14-25

 



Lectio

Suatu hari pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala. Ia berkata: "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?" Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya. Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di mana Engkau kehendaki kami mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?" Jawab Yesus: "Pergilah ke kota kepada si Anu dan katakan kepadanya: Pesan Guru: waktu-Ku hampir tiba; di dalam rumahmulah Aku mau merayakan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku." Lalu murid-murid-Nya melakukan seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka dan mempersiapkan Paskah. Setelah hari malam, Yesus duduk makan bersama-sama dengan kedua belas murid itu. Dan ketika mereka sedang makan, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku." Dan dengan hati yang sangat sedih berkatalah mereka seorang demi seorang kepada-Nya: "Bukan aku, ya Tuhan?" Ia menjawab: "Dia yang bersama-sama dengan Aku mencelupkan tangannya ke dalam pinggan ini, dialah yang akan menyerahkan Aku. Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan." Yudas, yang hendak menyerahkan Dia itu menjawab, katanya: "Bukan aku, ya Rabi?" Kata Yesus kepadanya: "Engkau telah mengatakannya."


Meditatio

Makan bersama memang seharusnya menyatukan, karena orang yang saling bermusuhan tak bisa makan bersama satu meja. Ada banyak kegiatan yang dibuka dan ditutup dengan makan bersama, karena sekali lagi mereka mempunyai satu cita-cita dan harapan. Semua saling meneguhkan dan menguatkan, dan bergarap agar segala acara berikutnya dat berjalan dengan baik dan menggembirakan.


'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku', tegas Yesus kepada para muridNya. Yesus tidak menyebut dengan jelas siapa yang dimaksudkanNya. Namun tidak ada yang angkat dan mengatakan secara jujur, bahwa dirinyalah yang dimaksudkan. Kejujuran memperindah persaudaraan dan menggayengkan makan bersama.


Apakah makan bersama dimaksudkan Tuhan Yesus, agar adanya pertobatan dari Yudas Iskariot, yang sudah merencakanan pembunuhan terhadap diriNya? Kata-kata Yesus: 'celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan' tidak diindahkannya, malah masih sempat bertanya apakah itu aku.


'Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia'.Yesus tetap menjunjung tinggi kemauan dan kehendak Allah, sebagaimana tersurat pada  Kitab Suci. Yesus datang hanya melakukan segala yang dikehendaki Bapa di surga. Yesus tetap berani minum cawan yang harus diminumNya.


Oratio

Yesus Kristus, Engkau begitu setia dalam menjalankan pekerjaan yang diserahkana Bapa kepadaMu. Semoga kami berani mengubah langkah hidup kami, sebagai ana yang Engkau kehendaki. Rahmatilah kami dengan kasih pertobatanMu. Amin. 


Contemplatio

'Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia'.Yesus setia sampai akhir hidup.







Oremus Inter Nos
Marilah kita saling mendoakan 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017

Hari Raya Maria mendapat Kabar Sukacita