Rabu Pekan Paskah IV, 6 Mei 2020

Kis 12:24 – 13,5 + Mzm 67 + Yoh 12: 44-50

 

 

Lectio

Saat itu Yesus berseru: "Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku; dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku. Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya. Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman. Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan. Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku."

 

Meditatio

          'Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku', tegas Yesus, 'demikian juga yang melihat Aku'. Sebab aku dan Bapa adalah satu. Demikian juga yang menerima kalian, sebab 'barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku' (Mat 10: 40), tegas yesus kepada para muridNya..

'Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan', walau tak dapat disangkal 'manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat' (Yoh 3: 19). Namun begitu program Allah tetap berjalan sebagaimana adanya. Allah tidak berhenti karena kemalasan umatNya.

'Jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya atau tidak menerima perkataan-Ku, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya', tegas Yesus. Itu bukan urusanKu. 'Firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman. Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku'. Aku menyampaikan Firman, maka pertanggungjawabkanlah kata-kata dan perbuatan kalian kepada firman itu. Aku datang hanya untuk melaksakan kehendak dan perintah Bapa. Sebab 'perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal'. Yesus amat pandai dalam berdiplomasi dalam pewartaanNya. Kita seharusnya mengerti, sebagaimana disadari oleh Simon Petrus. PerintahNya inilah yang mebuat dia bersama para murid lainnya tidak mau meninggalkan Kristus sang Guru.

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkaulah sabda Bapa yang hidup. Sebab Engkau tidak berkata-kata dari diriMu sendiri, melainkan dari Bapa yang mengutus Engkau. Semoga kami mengamini sabdaMu yang menyelamatkan itu. SabdaMu adalah hidup kekal.  Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya atau tidak menerima perkataan-Ku, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya'.

Kedua, 'Firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman. Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku'.

 

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017