Selasa Pekan Paskah VII, 26 Mei 2020

Kis 20: 17-27 + Mzm 68 + Yoh 17: 1-11

 

 

Lectio

Pada waktu itu Yesus menengadah ke langit dan berkata: "Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau. Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya. Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya. Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada. Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang, yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia. Mereka itu milik-Mu dan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku dan mereka telah menuruti firman-Mu. Sekarang mereka tahu, bahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu berasal dari pada-Mu. Sebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku telah Kusampaikan kepada mereka dan mereka telah menerimanya. Mereka tahu benar-benar, bahwa Aku datang dari pada-Mu, dan mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu dan segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku, dan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka. Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu'.

 

Meditatio

Yesus tidak saja mengajarkan doa Bapa Kami, tetapi juga mendokan para murid, kita semua. 'Ya Bapa, Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku', seru Yesus. Bukankah memang tidak ada orang yang dapat datang kepadaNya, kalau tidak ditarik oleh Bapa? Yesus mendoakan para murid, orang-orang yang telah diserahkan Bapa kepadaNya. Apalagi 'mereka adalah milik-Mu. Segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku', tegas Yesus. Semuanya ini mengingatkan, bahwa Bapa ada dalam Putra, dan Putra ada dalam Bapa. Bapa dan Putera adalah Satu.

Semua orang yang tercipta sesuai dengan gambarNya adalah milik Tuhan Allah sang Empunya kehidupan. Namun kenyataannya, ada orang-orang yang tidak mau tahu akan keselamatan. Mereka diundang, tetapi tidak mau juga menanggapiNya. Mereka malahan melawan dan menolak sang Empunya kehidupan ini. Mereka itulah dunia. Yesus secara istimewa berdoa bagi orang-orang yang mau mendengarkan perintah-perintahNya, sebab 'mereka masih ada di dalam dunia'.

Paulus sadar sungguh sebagai milik Allah. Lebih dari itu, dia merasa sebagai tawanan Roh, sehingga semuanya akan dilakukan, walau dia tahu bahwa itu amat menyakitkan. Saat mau ke Yerusalem, dia tahu bahwa 'penjara dan sengsara menunggu aku. Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikit pun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah' (Kis 20: 23-24). Menjadi milik Tuhan ternyata tidak untuk hidup bersenang-senang.

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau mendoakan kami, agar kami kedapatan setia dalam perjalanan di dunia ini.  Semoga kami tidak takut menghadapi aneka tantangan dan rintangan sebweratpun dalam tugas pertusan kami. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'ya Bapa, Aku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku'. Kita adalah orang-orang milikNya.

Kedua, 'segala milik-Ku adalah milik-Mu dan milik-Mu adalah milik-Ku'. Bapa dan Putra adalah Satu.

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)