Senin Pekan Paskah IV, 4 Mei 2020

Kis 11: 1-18 + Mzm 42 + Yoh 10: 11-18

 

 

Lectio

Suatu hari bersabdalah Yesus: 'Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya; sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu. Ia lari karena ia seorang upahan dan tidak memperhatikan domba-domba itu. Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku. Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala. Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. Tidak seorang pun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku'.

 

Meditatio

'Akulah Gembala yang baik'. dengan tegas Yesus menyatakan siapakah diriNya. Dialah Gembala, pemilik kawanan domba, dan bukannya orang upahan. 'Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya'. Seorang gembala adalah yang siap membela, bahkan mengurbankan dirinya bagi kawanan yang dimilikinya. Gembala yang baik adalah dia yang bertanggungjawab.

'Aku mengenal domba-domba-Ku', tegas sang Gembala yang baik. Dia mengenal semua kawananNya, karena semua domba adalah milikNya. Dia tidak mau kehilangan seekorpun dari kawanan yang dimilikiNya. Kawanan domba yang dimilikiNya merasakan perhatian dan pendampainganNya. Mereka merasa dikasihiNya, sehingga 'domba-domba-Ku mengenal Aku', tegas Yesus. 'Sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa', tambah Yesus. Pengenalan amat menyatukan. Pengenalan membuat rasa damai dan nyaman.

Kita pun diundang untuk menikmati rasa damai dan nyaman. Kita bukan orang-orang Israel. Kita tidak pernah mempunyai sejarah terbuang ke Mesir. Namun kita dimungkinkan menikmati keselamatan yang dibawa Yesus Kristus, sebagaimana dikatakanNya tadi: 'ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala'. Dan semuanya ini menjadi kesadaran penuh semenjak Gereja perdana, bahwa bangsa-bangsa lain, di luar Israel, beroleh firman Allah, dan Allah mengaruniakan pertobatan yang mempimpin kepada hidup (Kis 11).

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkaulahlah Gembala kami. Engkau selalu membimbing dan mendampingi kami dalam setiap Langkah hidup kami. Semoga kami pun semakin berani mendengarkan suara bimbinganMu, agar kami tidak tersesat, malahan menikmati padang sukacita bersamaMu. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya'. Gembala yang baik adalah dia yang bertanggungjawab.

Kedua, 'Aku mengenal domba-domba-Ku'. Gembala mengenal nama kita masing-masing.

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017

Hari Raya Maria mendapat Kabar Sukacita