Kamis Pekan Biasa X, 11 Juni 2020

Kis 11: 21-26 + Mzm 98 + Mat 10: 7-13

 

 

Lectio

Suatu hari bersabdalah Yesus kepada para muridNya: 'pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.  Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu. Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat. Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka. Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu'.

 

Meditatio

'Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat', kata Yesus kepada para muridNya. Mewartakan Injil adalah kewajiban setiap murid. Kamu pun harus bersaksi, sebab sejak semula kalian bersama Aku. Ada tiga hal yang menjadi pesanNya dalam tugas perutusan para murid.  Pertama, hendaknya murah hati dan tidak pelit. 'Kamu telah memperoleh dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma'. Yesus berkata demikian, karena memang mereka telah diberi kuasa. Mereka tidak meminta, tetapi langsung diberikan Yesus sendiri kepada mereka. Maka 'sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan'.  

Kedua, hendaknya mereka tidak takut dan kuatir akan aneka keperluan sehari-hari. Burung pipit tidak menanam, tetapi mendapatkan makan. 'Seorang pekerja patut mendapat upahnya'. Keperluan mereka pasti akan diperhatikan oleh orang-orang yang mendengarkan. Karena itu, 'janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu. Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat'. Kepasrahan diri adalah wujud iman akan Tuhan.

Ketiga, namun hendaknya tetap berani menerima kenyataan. Mendung tak berarti hujan, dan itulah yang memang sering terjadi. Maka 'apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka. Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu'. Kemajemukan masyarakat, yang berjalan dalam ruang dan waktu, membuat aneka realitas hidup tidak berjalan sebagaimana adanya. Aturan hidup bersama sulit dirumuskan dalam satu patrun. Kemajemukan membuat orang berbeda satu dengan lainnya. Aku bukan engkau. Itulah realitas baru.

Barnabas adalah orang yang menghayati tugas perutusan yang dipercayakan kepadanya. Dia penuh semangat ambil bagian dalam karya pewartaan. Dia rajin memberi segala yang pernah diterimanya dari Tuhan Yesus sendiri. Barnabas adalah seorang yang tahu mengucap terima kasih.

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau mengutus para murid, demikian juga kami. Terima kasih atas kepercayaan yang Engkau berikan kepada kami. Semoga kami semakin bersemangat dalam berbagi atas segala yang Engkau berikan kepada kami.

Santo Barnabas, doakanlah kami. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat'. Pewartaan Injil harus terus diwartakan di mana-mana.

Kedua, 'kamu telah memperoleh dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma'. Kemurahan hati diri adalah karya pewartaan injili.

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016