Jumat Pekan Biasa XX, 21 Agustus 2020

Yeh 37: 1-14 + Mzm 107 + Mat 22: 34-40

 

 

Lectio

Ketika orang-orang Farisi mendengar, bahwa Yesus telah membuat orang-orang Saduki itu bungkam, berkumpullah mereka dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat, bertanya untuk mencobai Dia: "Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?" Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama. Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

 

Meditatio

Entah mengapa Yesus menjawab lurus-lurus saja, walau Dia mengetahui bahwa orang-orang Farisi datang hanya untuk mencobaiNya dengan menanyakan hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat. Mengapa Yesus tidak bertanya balik kepada mereka? Mengapa Yesus tidak menegur mereka?

'Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama'. Kasih kepada Tuhan sebagai hukum pertama dan utama, karena memang Tuhanlah sang Empunya kehidupan. Dialah Allah kita. Dialah sang Pencipta, dan Dialah menebus, menghidupkan kembali (bdk Yeh 37) dan menyertai kita umatNya. Itupun kita diminta untuk mengasihiNya dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa dan dengan segenap akal budi, dan tidak asal-asalan seperti orang yang tidak berpakaian pesta kemarin.

Kasih terhadap sesame seperti diri sendiri adalah hukum yang kedua; walau keduanya saling mengandaikan satu sama lain. sebab bukankah yang kita lakukan untuk saudara yang hina, berarti kita melakukan bagiNya? Tidak cukup hanya berdoa, seseorang harus berani bersaudara.

 

Oratio

Yesus Kristus, mengingatkan kami agar kami seain menaruh perhatian kepadaMu dan juga kepada sesame. Semoga kami semakin menyadari kehadiranMu dalam diri sesame kami, dan kami pun semakin merundukkan diri hanya kepadaMu. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama'. Kasih kepada Tuhan sebagai hukum pertama dan utama, karena memang Tuhanlah sang Empunya kehidupan.

Kedua, 'kasihilah sesame dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa dan dengan segenap akal budimu'. Kasih tidak boleh asal-asalan seperti orang yang tidak berpakaian pesta kemarin.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017

Hari Raya Maria mendapat Kabar Sukacita