Kamis Pekan XXI, 27 Agustus 2020

1Ko 1: 1-9 + Mzm 145 + Mat 24: 42-51

 

 

Lectio

Suatu hari berserulah Yesus: 'berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang. Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga. Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya. Akan tetapi apabila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama-sama pemabuk-pemabuk, maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi'.

 

Meditatio

Berjaga-jaga itu amat membosankan, apalagi kalau yang ditunggu berlambat-lambat datang. 'Berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang'. Kedatangan Tuhan memang harus ditunggu. KedatanganNya yang kedua tentunya. Kita para murid diminta berjaga-jaga, karena 'Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga'. Inilah yang semakin memberatkan setiap orang untuk setia berjaga; kedatangan yang tidak pasti saatnya.

Yang dimaksudkan Tuhan Yesus dengan berjaga-jaga adalah melakukan suatu tugas sebagaimana yang telah dipercayakan. Misalnya seorang hamba, yang diangkat tuannya untuk menyiapkan makanan, berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. Cukup melakukan tugas yang dipercayakan, membuat orang yang memberi tugas gembira. Sukacita membuat dia semakin mempercayainya. 'Aku berkata kepadamu: sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya'. Orang yang tidak melakukan tugas yang dipercayakan, tak ubahnya orang yang bertindak semena-mena, dan tentunya akan mendapatkan hukuman sebagaimana dikatakan dalam perumpamaan tadi.

Paulus dalam suratnya kepada umat di Korintus mengingatkan, agar setia dalam tugas yang dipercayakan kepada kita. Berjaga-jaga adalah melakukan tugas yang telah dipercayakan kepada kita, yang semuanya diberikan kita 'sampai kepada kesudahannya, sehingga kita tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus. Allah, yang memanggil kita kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita' (bdk. 1Kor 1). Santa Monika memberikan contoh bagaimana dia setia dalam panggilannya sebagai seorang ibu.

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau mengajak kami untuk berjaga-jaga akan kedatanganMu untuk kedua kalinya. Engkau mengajak kami dan membekali kami dengan aneka kepercayaan tugas yang Engkau berikan kepada kami. Semoga kami melakukannya dengan setia, sehingga kedapatan setia sampai akhir hayat.

Santa Monika, doakanlah kami selalu. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang'. Melakukan tugas yang dipercayakan, mendatangkan berkat.

Kedua, hendaknya kita tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus. Allah, yang memanggil kita kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita.

 

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017

Hari Raya Maria mendapat Kabar Sukacita