Pesta Yesus Menampakkan KemuliaanNya, 6 Agustus2020

Dan 7: 9-14 + Mzm + Mat 17: 1-9

 

 

Lectio

Pada suatu hari Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang. Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia. Kata Petrus kepada Yesus: "Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia." Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia." Mendengar itu tersungkurlah murid-murid-Nya dan mereka sangat ketakutan. Lalu Yesus datang kepada mereka dan menyentuh mereka sambil berkata: "Berdirilah, jangan takut!" Dan ketika mereka mengangkat kepala, mereka tidak melihat seorang pun kecuali Yesus seorang diri. Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka: "Jangan kamu ceriterakan penglihatan itu kepada seorang pun sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati."

 

Meditatio

Penampakan kemuliaan Yesus diwujudkan pada wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang. Yesus tampil berbeda dengan biasanya. Katanya tidak orang yang mampu menggelantang pakaian seputih itu. Itulah memang gambaran Pribadi yang mulia dan agung. Mungkinkah yang agung mulia dan penuh semarak ditampakkan dalam aneka yang jorok dan kotor? Semarak mulia itu diteguhkan oleh kehadiran Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia. Apa yang mereka bicarakan? Musa dan Elia adalah tokoh besar dalam sejarah panjang perjalanan Israel. Musa-lah yang memimpin Israel keluar dari Mesir. Kitab-kitab Taurat dianggap sebagai tulisan Musa sendiri. Sedangkan Elia menampilkaan perlawanan yang kuat terhadap kaum Baal, yang memang bukan Yahwe. Mengapa nabi-nabi lainnya tidak ikut tampil?

Kehadiraan ilahi semakin nyata dengan turunnya awan yang terang menaungi mereka, dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: 'inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia'. Hanya Tuhan Allah yang berkata-kata dalam kehadiran awan

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau tidak berkata-kata tentang diriMu. Namun Engkau menyatakan siapakah diriMu dalam kata-kata dan perbuatan. Kalau Engkau hari ini tampil semarak mulia, hanya karena kehendak Bapa sendiri yang menyatakan, bahwa hanya padaMulah Dia berkenan. Engkau menyatakan sabda kehendak Bapa yang mengutusMu. Ajarilah kami semakain percaya dan berpasrah kepadaMu. Amin.

 

Contemplatio

'Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia'. Yesus adalah Sabda yang menjadi Manusia.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017

Hari Raya Maria mendapat Kabar Sukacita