Rabu Pekan Biasa XIX, 12 Agustus 2020

Yeh 9:  1-7 + Mzm 113 + Mat 18: 15-20

 

 

Lectio

Pada waktu itu bersabdalah Yesus: 'apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali. Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga. Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka'.

 

Meditatio

Mengapa orang sulit diingatkan sesamanya? Tidakkah seseorang mau hidup lebih baik? Kalau sampai, 'tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai'. Peringatan Yesus amat keras. Apakah orang yang tidak mengenal Allah itu tidak diselamatkan? Jemaat menjadi saksi, karena suara umat beriman ternyata mempunyai daya yang begitu kuat dan bermakna. Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga. Sungguh tumpul hati dan budi orang-orang yang tidak mau mendengarkan suara jemaat. Bukankah dalam umatNya, Allah sendiri hadir, sebagaimana dikatakan 'di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka?'. Namun mengapa mereka yang tidak mau bertobat disamakan dengan para pemungut cukai, mengapa tidak disamakan dengan ahli-ahli Taurat dan kaum Farisi? Apakah kajahatan dan kelicikan mereka, orang-orang pandai ini, begitu keji? Bukankah mereka, para pemungut cukai mendapat perhatian juga dari Yesus?

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau mengingatkan kami agar berani berubah dan memperbaharui diri, bila memang tidak mau diingatkan orang lain, yang ada di sekitar kami. Sebab memang tak jarang Engkau sendiri membuka suara melalui orang-orang yang ada di dekat kami. Tambahkanlah iman kami untuk mengubah hidup kami ini. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai'. Peringatan Yesus amat keras.

Kedua, 'di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka'. Imanuel.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017