Selasa Pekan Biasa XXII, 1 September 2020

1Kor 2: 10-16 + Mzm 145 + Luk 4: 31-37

 

 

Lectio

Pada waktu itu Yesus pergi ke Kapernaum, sebuah kota di Galilea, lalu mengajar di situ pada hari-hari Sabat. Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataan-Nya penuh kuasa. Di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan setan dan ia berteriak dengan suara keras: "Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah." Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!" Dan setan itu pun menghempaskan orang itu ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari padanya dan sama sekali tidak menyakitinya. Dan semua orang takjub, lalu berkata seorang kepada yang lain, katanya: "Alangkah hebatnya perkataan ini! Sebab dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan mereka pun keluar." Dan tersebarlah berita tentang Dia ke mana-mana di daerah itu.

 

Meditatio

'Alangkah hebatnya perkataan ini! Sebab dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan mereka pun keluar'. Itulah pujian dan kekaguman banyak orang Kapernaum terhadap Yesus. Orang Nazaret satu ini sungguh-sungguh hebat dan luar biasa. Hanya Tuhan Allah yang mempunyai kuasa seperti itu. Yesus itu Tuhan.

'Hai Engkau, Yesus orang Nazaret, apa urusan-Mu dengan kami? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah'. Inilah seruan seorang yang dikuasai kuasa kegelapan. Perlukah kita membahas ucapan seseorang yang dikuasai roh kegelapan? Apakah dia menjadi orang yang mengenal Yesus setelah kerasukan? Orang sehat bugar saja dilarang memperkenalkan namaNya, apalagi orang yang kerasukan? Namun tak dapat disangkal, dalam peristiwa yang tidak nyaman, masih termunculkan nama yang indah dan mulia. Dalam peristiwa pahit pun, kita masih dapat menemukan makna indah di dalamnya.

Amtlah baik kalau kita membaca surat Paulus ini: 'siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah'. Bagaimana orang kerasukan ini dapat mengenal Yesus sebagai yang kudus dari Allah?

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau mengenal setiap orang dengan baik, karena Engkaulah sang Empunya kehidupan ini. Ajarilah kami semakin mengenal Engkau dan merasakan kehadiranMu dalam setiap peristiwa kehidupan kami. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'alangkah hebatnya perkataan ini! Sebab dengan penuh wibawa dan kuasa Ia memberi perintah kepada roh-roh jahat dan mereka pun keluar'. Pujian dan kekaguman banyak orang.

Kedua, 'siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah'. Kita pasti mengenal Allah.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017