Selasa Pekan XXI, 25 Agustus 2020

2Tes 2: 1-3 + Mzm 96 + Mat 23: 23-26

 

 

Lectio

Suatu hari berserulah Yesus: 'celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan. Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan. Hai kamu pemimpin-pemimpin buta, nyamuk kamu tapiskan dari dalam minumanmu, tetapi unta yang di dalamnya kamu telan. Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab cawan dan pinggan kamu bersihkan sebelah luarnya, tetapi sebelah dalamnya penuh rampasan dan kerakusan. Hai orang Farisi yang buta, bersihkanlah dahulu sebelah dalam cawan itu, maka sebelah luarnya juga akan bersih'.

 

Meditatio

Melakukan sesuatu yang mendatangkan pujian memang menyemangati diri kita. Karya kita dihargai oleh orang lain. Namun apakah kita melakukan segala sesuatu, agar bisa dilihat secara kasat mata? 'Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan'. Sebuah teguran yang amat keras disampaikan kepada ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi. Sikap hidup yang mengutamakan keadilan, belaskasih dan kesetiaan memang tidak tampak secara kasat mata, tetapi dapat benar-bear dinikmati dan membuat jiwa banyak orang bersukacita. 'Yang satu harus dilakukan dan yang lain jangan diabaikan'. Atau memang kita ingin melakukan sesuatu yang mudah, tanpa adanya tanggungjawab lagi? Tindakan tutup-hutang. Pengabaian keadilan, belaskasih dan kesetiaan, bukan saja peniadaan sesame, tetapi juga malahan Tuhan sendiri. Bukankah mengabaian terhadapa sesame berarti melawan hukum cinta kasih, yang dikumandangkan oleh Yesus sendiri? Pengabaian keadilan, belaskasih dan kesetiaan adalah sikap munafik, yang bagaikan membersikan cawan bagian luar saja, supaya kelihatan bersih, karena memang setiap orang, yang adalah gambar Allah, mempunyai kemampuan untuk hidup adil, penuh belaskasih dan setia

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau menghendaki kami agar berani berbagi kasih, bersikap adil terhadap sesama, sekaligus selalu merunduk dengan setia kepadaMu. Kasih terhadap sesame pun tidak hanya di waktu sehat dan berkelimpahan, tetapi dalam setiap langkah hidup kita. Semangatilah kami selalu dengan kasihMu. Amin.

 

Contemplatio

'Celakalah kamu, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan'. Janganlah kita mencari mudahnya.

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017

Hari Raya Maria mendapat Kabar Sukacita