Senin Pekan Biasa XXII, 31 Agustus 2020

 

1Kor 2: 1-5 + Mzm 71 + Luk 4: 16-30

 

 

Lectio

Pada waktu itu Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab. Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis: "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang." Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya. Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya." Dan semua orang itu membenarkan Dia dan mereka heran akan kata-kata yang indah yang diucapkan-Nya.

 

Meditatio

'Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang'. Yesus berkata-kata tentang kebenaran. Yesus menyatakan siapakah diriNya, sebagaimana ditegaskanNya: 'pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya'. Dia tidak memakai perumpamaan. Yesus berterus-terang tentang diriNya, tentang tugas perutusan yang diembanNya.

Yesus itu Kristus, yang terurapi; bukan dengan minyak yang harus mewangi, tetapi oleh RohNya yang kudus. 'Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku'. Dia diurapi dan diutus 'untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin', bukan kepada orang bijak dan pandai. 'Ia diutus untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan dan membebaskan orang-orang yang tertindas', khususnya yang terbelenggu dan tertindas dosa dan maut. Dia membebaskan, agar mereka beroleh selamat. Juga 'penglihatan bagi orang-orang buta', agar mampu memandang yang baik, yang dianugerahkan Tuhan sendiri kepada umatNya, sebab segala yang baik berasal dari atas. Dia diurapi dan diutus 'untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang'. Sebab Yesuslah Tuhan, sang Empunya kehidupan ini, dan segalanya tercipta dalam Dia.

Paulus pun mencoba menyadari kehadiran Roh Kudus dalam di dalam dirinya, sebab hanya dalam Roh mengarahkan setiap orang kepada kasih Bapa. 'Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh, supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah' (1Ko2 2). Hanya dalam kekuatan Roh Allah setiap orang dapat menikmati hidup dengan indahnya.

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau menyatakan diri dengan berterus-terang, tanpa perumpamaan. Semoga kami semakin percaya kepadaMu, dan berserah hanya kepadaMu, sebab Engkaulah sang Empunya kehidupan ini amin.

 

Contemplatio

'Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin', Apakah kita orang-orang yang berkekurangan?

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017