Jumat Pekan Biasa XXV, 25 September 2020

Pengk 3: 1-11 + Mzm 144 + Luk 9: 19-22

 

 

Lectio

Pada suatu kali ketika Yesus berdoa seorang diri, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Lalu Ia bertanya kepada mereka: "Kata orang banyak, siapakah Aku ini?" Jawab mereka: "Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia, ada pula yang mengatakan, bahwa seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit." Yesus bertanya kepada mereka: "Menurut kamu, siapakah Aku ini?" Jawab Petrus: "Mesias dari Allah." Lalu Yesus melarang mereka dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan hal itu kepada siapa pun. Dan Yesus berkata: "Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga."

 

Meditatio

Yesus tidak pernah menyatakan identitas diri. Aku Yesus, tidak pernah dikatakanNya. Maka kalau ditanyakan Yesus sendiri siapakah diriNya, banyak orang berkata: 'Yohanes Pembaptis, Elia, atau seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit'. Yesus benar-benar merahasiakan diriNya, malahan Yesus melarang dengan keras, supaya mereka jangan memberitahukan tentang diriNya kepada siapa pun. Dia hanya menyatakan diri dalam aneka pekerjaan yang dilakukanNya. 'Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku' (Yoh 5: 36).

'Mesias dari Allah', sahut Petrus ketika ditanya siapakah Yesus, sang Guru mereka itu. Petrus tidak ikut-ikutan. Dia berkata-kata tentang pengenalannya kepada sang Guru; yang memang karena keterbukaan diri, amat dimungkinkan Bapa sendiri yang menyatakan dalam dirinya (Mat 16: 17). Petrus tidak mau mengikuti arus kuat pada jamannya. Dia berkata-kata tentang apa yang diketahui dan dikenalnya.

Mesias yang ada di tengah-tengah mereka, bukannya harus dipuja-puji, malah harus disadari sungguh, bahwa: 'Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga', tegas Yesus. Yesus juga menantang bagi setiap orang yang percaya kepadaNya, agar berani menyangkal diri dan memanggul salibnya; dan inilah memang yang sulit kita mengerti. Kita yang percaya malah diminta untuk memanggul salib kehidupan. Benarlah kata Amsal manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir (Ams 3: 11).

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau menyatakan diri dalam segala pekerjaanMu. Engkau tidak pernah menyebu-nyebut diri sendiri. Semoga kami hari demi hari semakin mengenal Engkau dan memahami segala kehendakMu bagi kami, dan semoga pada akhirnya kami berani melakukan segala pekerjaanMu juga. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga'. Mesias itu menyelamatkan, dan bukan diselamatkan.

Kedua, 'manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir'.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017

Hari Raya Maria mendapat Kabar Sukacita