Kamis Pekan Biasa XXIII, 10 September 2020

1Kor 8: 11-13 + Mzm 139 + Luk 6: 27-38

 

 

Lectio

Suatu hari Yesus berkata: 'kepada kamu, yang mendengarkan Aku, Aku berkata: Kasihilah musuhmu, berbuatlah baik kepada orang yang membenci kamu; mintalah berkat bagi orang yang mengutuk kamu; berdoalah bagi orang yang mencaci kamu. Barangsiapa menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain, dan barangsiapa yang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengambil bajumu. Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu; dan janganlah meminta kembali kepada orang yang mengambil kepunyaanmu. Dan sebagaimana kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah juga demikian kepada mereka. Dan jikalau kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah jasamu? Karena orang-orang berdosa pun mengasihi juga orang-orang yang mengasihi mereka. Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun berbuat demikian. Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak. Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan terhadap orang-orang jahat. Hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati. Janganlah kamu menghakimi, maka kamu pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah kamu menghukum, maka kamu pun tidak akan dihukum; ampunilah dan kamu akan diampuni. Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu'.

 

Meditatio

Allah itu Mahabaik dan penuh belaskasih. Sebagaimana 'Allah Yang Mahatinggi, yang baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan orang-orang jahat', maka 'hendaklah kamu murah hati, sama seperti Bapamu adalah murah hati'. Inilah permintaan Yesus kepada para muridNya. Percaya kepada Tuhan Allah mengadaikan adanya cita-cita yang harus dicapai, dan itu tidak dikenakan kepada ciptaan lain, tetapi kepada diriNya sendiri.

Kontkritnya dengan mengasihi musuh, berbuat baik kepada orang yang melawan dan membenci kita, bahkan barangsiapa menampar pipimu yang satu, berikanlah juga kepadanya pipimu yang lain. Suatu spiritualitas hidup yang amat sulit dimengerti. Inilah kemurahan hati, yang memang tidak membalas, malah berbuat baik kepada semua orang, tanpa terkecuali, tanpa sekat-sekat kemanusiaan. Yakinlah 'ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu, bahkan suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu'.

Orang yang murah hati seperti Tuhan inilah orang yang sebenarnya berpengetahuan, sebab dia benar-benar mengasihi Allah dan dikenal Allah (bdk 1Kor 8). Dia mengenal dan dikenal Allah, karena dia bersikap seperti Allah sendiri.

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau mengajak kami mempunyai sikap seperti Bapa sendiri, yang penuh belaskasih kepada setiap orang. Orang-orang seperti inilah yang memang benar-benar mengenal Engkau, bahkan mereka Engkau kenal. Sebab mereka melakukan segala yang Engkau kehendaki. Bantulah kami untuk menjadi orang-orang yang mengenal Engkau selalu. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu, bahkan suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu'. Janji Yesus kepada kita.

Kedua, orang benar-benar mengasihi Allah dan dikenal Allah adalah mereka yang murah hati seperti Allah.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017

Hari Raya Maria mendapat Kabar Sukacita