Kamis Pekan Biasa XXIV, 17 September 2020

1Kor 15: 1-11 + Mzm 118 + Luk 7: 36-50

 

 

Lectio

Pada suatu hari seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan. Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi. Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu. Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat hal itu, ia berkata dalam hatinya: "Jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini; tentu Ia tahu, bahwa perempuan itu adalah seorang berdosa." Lalu Yesus berkata kepadanya: "Simon, ada yang hendak Kukatakan kepadamu." Sahut Simon: "Katakanlah, Guru."

"Ada dua orang yang berhutang kepada seorang pelepas uang. Yang seorang berhutang lima ratus dinar, yang lain lima puluh. Karena mereka tidak sanggup membayar, maka ia menghapuskan hutang kedua orang itu. Siapakah di antara mereka yang akan terlebih mengasihi dia?" Jawab Simon: "Aku kira dia yang paling banyak dihapuskan hutangnya." Kata Yesus kepadanya: "Betul pendapatmu itu." Dan sambil berpaling kepada perempuan itu, Ia berkata kepada Simon: "Engkau lihat perempuan ini? Aku masuk ke rumahmu, namun engkau tidak memberikan Aku air untuk membasuh kaki-Ku, tetapi dia membasahi kaki-Ku dengan air mata dan menyekanya dengan rambutnya. Engkau tidak mencium Aku, tetapi sejak Aku masuk ia tiada henti-hentinya mencium kaki-Ku. Engkau tidak meminyaki kepala-Ku dengan minyak, tetapi dia meminyaki kaki-Ku dengan minyak wangi. Sebab itu Aku berkata kepadamu: Dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih. Tetapi orang yang sedikit diampuni, sedikit juga ia berbuat kasih." Lalu Ia berkata kepada perempuan itu: "Dosamu telah diampuni." Dan mereka, yang duduk makan bersama Dia, berpikir dalam hati mereka: "Siapakah Ia ini, sehingga Ia dapat mengampuni dosa?" Tetapi Yesus berkata kepada perempuan itu: "Imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!"

 

Meditatio

Ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Sudah perempuan, berdosa lagi. Itulah beban berat yang harus dipikul orang satu itu.

Dia mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi. Dia tidak takut dan gentar menghadapi orang-orang Farisi, para penguasa bangsa Israel. Malah anehnya, mereka membiarkan perempuan itu berdiri menangis di belakang Yesus dekat kaki-Nya.  Mengapa mereka tidak berani mengusir perempuan itu? Mereka hanya berkata-kata: 'jika Ia ini nabi, tentu Ia tahu, siapakah dan orang apakah perempuan yang menjamah-Nya ini'. Mereka malahan mempersalahkan Yesus.

Perempuan itu lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu. Semuanya itu tidak dilakukan oleh Simon, yang mengundang Yesus datang ke rumahnya. Simon sudah merasa berbuat baik dengan mengundang Yesus ke rumahnya, tetapi dia tidak merasa berdosa. Dia merasa suci dan baik, maka merasa pantas mengundangNya. Sebaliknya perempuan ini merasa banyak berdosa, dan memohon penebusanNya dengan banyak berbuat kasih. Yesus tahu isi hati perempuan itu lalu berkata: 'dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih'.

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau memperhatikan setiap orang dengan penuh kasih. Engkau tidak pernah menghukum orang yang berani datang kepadaMu. Terangilah kami dengan kasihMu, agar kami berani datang kepadaMu menikmati belaskasihMu yang menyelamatkan itu.

Santo Albertus dari Yerusalem, doakanlah kami. Amin,

 

 

Contemplatio

Pertama, 'imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan selamat!'.  Kata-kata inilah yang kita rindukan dari Yesus.

Kedua 'dosanya yang banyak itu telah diampuni, sebab ia telah banyak berbuat kasih'. Inilah keinginan Yesus dari kita.







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017