Pesta Santo Matius, 21 September 2020

Ef 4: 1-7 + Mzm 19 + Mat 9: 9-13

 

 

Lectio

Suatu hari Yesus melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku." Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia. Kemudian ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya. Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: "Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?" Yesus mendengarnya dan berkata: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit. Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."

 

Meditatio

'Ikutlah Aku', panggil Yesus kepada Matius yang duduk di rumah cukai. Berdirilah Matius lalu mengikut Dia. Matius dipanggilNya dan dijadikanNya Rasul (Mat 10). Matius langsung mengikutinya, walau pasti menyadari diri sebagai seorang pemungut cukai, sekelas dengan kaum pendosa dan mereka yang tidak mengenal Allah. Dia tidak sesadar Simon, seorang Farisi yang mengundang Yesus ke rumahnya, ataupun perempuan, yang meminyaki kaki Yesus. Namun Yesus yang memanggilnya, dia langsung menjawabnya. Matius mau meninggalkan kenyamanan hidup sebagai seseorang berlimpahkan harta benda.

'Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa'. Apakah kata-kata Yesus ini disadarinya sungguh? Sejauhmana Matius mengenal Yesus, sehingga dia langung mengikutiNya? Sebagai penulis Injil, mengapa tulisannya menjadikan mereferensi pada tulisan Markus? Bukankah dia adalah seorang muridNya langsung?

Kita tidak perlu lagi mempersoalkan panggilan Matius. Itu karya Kristus Tuhan sendiri yang memanggilnya. Matius menerima panggilanNya, kita pun menerimanya. 'Kepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus'. Yesus Kristus yang telah memanggil dan memilih kita masing-masing. 'Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus' (Ef 4). Yesus telah menentukan kita masing-masing sebagai tubuhNya sendiri.

 

Oratio

Yesus Kristus, kami beryukur kepadaMu, karena Engkau selalu mengundang setiap orang menikmati keselamatan. Matius pun yang termasuk kalangan pendosa, Engkau panggil dan Engkau beri tempat nyaman di sampingMu. Semoga kami pun berani mendengarkan panggilanMu yang menyelamatkan itu. 

Santo Matius Rasul, doakanlah kami. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'ikutlah Aku'. Kita dengarkan panggilanNya.

Kedua, 'Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa'. Kita dipilihNya.

 

 

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017

Hari Raya Maria mendapat Kabar Sukacita