Selasa Pekan Biasa XXV, 22 September 2020

Ams 21: 1-6 + Mzm 119 + Luk 8: 19-21

 

 

Lectio

Suatu hari ibu dan saudara-saudara Yesus datang kepada-Nya, tetapi mereka tidak dapat mencapai Dia karena orang banyak. Orang memberitahukan kepada-Nya: "Ibu-Mu dan saudara-saudara-Mu ada di luar dan ingin bertemu dengan Engkau." Tetapi Ia menjawab mereka: "Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya."

 

Meditatio

Kita adalah ciptaan Tuhan, bahkan kita tercipta sesuai dengan gambarNya. Ciptaan tentunya berbeda dengan Pencipta. Namun kita dimungkinkan satu dengan Kristus Tuhan, yang di dalam Dia semuanya tercipta, bila memang kita melaksanakan kehendakNya. 'Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya', tegas Yesus kepada para muridNya. SabdaNya menyatukan kita dengan sang Empunya kehidupan.

Apakah ucapan Yesus merendahkan mereka yang mengaku sebagai ibu dan saudara-suadaraNya? Persaudaraan seringkali terikat oleh ikatan keluarga, padahal segala yang indah dan baik yang malahan menyatukan setiap orang. Hanya karena cinta kasih, orang malahan merasa aman dan damai, berdampingan dengan seseorang yang sebelumnya tidak dikenalnya dan berada jauh di sana. Perkawinan sendiri membuktikan, bahwa cinta kasihlah yang menyatukan orang. Maka orang yang saling mengasihi satu sama lain, akan masuk dalam persaudaraan sejati; dan mengasihi satu sama lain itulah sabda dan kehendak Tuhan sendiri. Amsal hari ini mengajak kita untuk tidak menutup diri terhadap keberadan orang lain.

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau menyatukan umatMu dalam kasih, karena memang kasih itulah Engkau sendiri. Engkau menghendaki semua orang selamat. Maka ajarilah kami untuk semakin berani membuka diri, sehingga kami menikmati yang baik dan indah yang berasal daripadaMu. Amin.

 

Contemplatio

'Ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku ialah mereka, yang mendengarkan firman Allah dan melakukannya'.

 










Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017

Hari Raya Maria mendapat Kabar Sukacita