Rabu Pekan Biasa XXVIII, 21 Oktober 2020

 

Ef 3: 2-12 + Mzm + Luk 12: 39-48

 

 

Lectio

Suatu hari Yesus berkata kepada para muridNya: "ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan." Kata Petrus: "Tuhan, kamikah yang Engkau maksudkan dengan perumpamaan itu atau juga semua orang?" Jawab Tuhan: "Jadi, siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya? Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya. Akan tetapi, jikalau hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: Tuanku tidak datang-datang, lalu ia mulai memukul hamba-hamba laki-laki dan hamba-hamba perempuan, dan makan minum dan mabuk, maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak disangkakannya, dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang yang tidak setia. Adapun hamba yang tahu akan kehendak tuannya, tetapi yang tidak mengadakan persiapan atau tidak melakukan apa yang dikehendaki tuannya, ia akan menerima banyak pukulan. Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut."

 

Lectio

Injil hari tidak berbeda djauh dengan Injil kemarin, bahwasannya: 'berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang'. Kerajinan dan kesetiaan seorang hamba menyenangkan hati tuannya; demikian terlebih Tuhan Allah sendiri yang memperhatikan umatNya. Dia pun akan melayani umatNya. Hari ini Yesus secara sengaja mengingatkan, bahwa kesetiaan menunjukkan akan kerinduan seseorang akan kehadiran Tuhan selalu. Sebab seperti tuan rumah, jika tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Maka 'hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan'. Berjaga dan berjaga adalah tanda kerinduan seseorang akan kehadiran Tuhan.

Apakah setiap orang harus rajin dan setia? Tentunya. Minimal seperti yang pernah dikatakan santa Teresia Kecil, bahwa ucapkanlah terima kasih kepada Tuhan sebesar yang kamu terima dari Tuhan. Kalau hanya makan siang yang kita anggap pemberian dari Tuhan, sesuai makan sianglah kita wajib dan perlu beryukur kepada Tuhan. Itulah yang dikatakan Yesus sebelumnya, bahwa 'setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut'.

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau menghendaki kami setia selalu merindukan Engkau. Sebab hanya orang yang merindukan kehadiranMulah yang benar-benar akan menikmati pendampingan dan pernyertaanMu setiap saaat dalam hidupnya. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan'. Berjaga dan berjaga adalah tanda kerinduan seseorang akan kehadiran Tuhan.

Kedua, 'setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut'. Impas keselamatan

 









Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)