Jumat Pekan Biasa XXXI, 6 November 2020

Fil 3: 17-25 + Mzm 122 + Luk 16: 1-8

 

 

Lectio

Pada suatu kali Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Ada seorang kaya yang mempunyai seorang bendahara. Kepadanya disampaikan tuduhan, bahwa bendahara itu menghamburkan miliknya. Lalu ia memanggil bendahara itu dan berkata kepadanya: Apakah yang kudengar tentang engkau? Berilah pertanggungan jawab atas urusanmu, sebab engkau tidak boleh lagi bekerja sebagai bendahara. Kata bendahara itu di dalam hatinya: Apakah yang harus aku perbuat? Tuanku memecat aku dari jabatanku sebagai bendahara. Mencangkul aku tidak dapat, mengemis aku malu. Aku tahu apa yang akan aku perbuat, supaya apabila aku dipecat dari jabatanku sebagai bendahara, ada orang yang akan menampung aku di rumah mereka. Lalu ia memanggil seorang demi seorang yang berhutang kepada tuannya. Katanya kepada yang pertama: Berapakah hutangmu kepada tuanku? Jawab orang itu: Seratus tempayan minyak. Lalu katanya kepada orang itu: Inilah surat hutangmu, duduklah dan buat surat hutang lain sekarang juga: Lima puluh tempayan. Kemudian ia berkata kepada yang kedua: Dan berapakah hutangmu? Jawab orang itu: Seratus pikul gandum. Katanya kepada orang itu: Inilah surat hutangmu, buatlah surat hutang lain: Delapan puluh pikul. Lalu tuan itu memuji bendahara yang tidak jujur itu, karena ia telah bertindak dengan cerdik. Sebab anak-anak dunia ini lebih cerdik terhadap sesamanya dari pada anak-anak terang".

 

Meditatio

Orang ingin bertahap hidup. Survive! Perumpamaan seorang bendahara yang berjuang dan berjuang agar tetap bertahan hidup. Demikianlah seharusnya setiap orang dalam mengejar keselamatan. Demikian seharusnya orang-orang harus menjaga agar jaminan keselamatan yang telah dicicipinya tidak diberikan kepada orang lain atau 'disewakannya kepada penggarap-penggarap lain, yang akan menyerahkan hasilnya kepadanya pada waktunya' (Mat 21).

'Berdirilah teguh dalam iman', ajak santo Paulus (Fil 4) untuk selalu bertanggungjawab akan segala yang telah dipercayakan Tuhan kepada kita. Sebab beriman kepada Tuhan mengandaikan adanya perjuangan segala yang telah diberikanNya dan terus berusaha menikmati jaminan yang diberikanNya sebagai sahabat-sahabatNya, sebagai saudara dan saudariNya, dan sebagai anak-anak Bapa yang satu.

 

Oratio

Yesus Kristus, dalam mencari nafkah hidup, tak jarang kami harus membanting tulang dan berjerih payah, walau hanya untuk mendapatkan sesuap nasi. Semoga keuletan kami dalam mencari nafkah menandakan kesetiaan kami dalam menikmati jaminan keslematan yang berasal daripadaMu dan siap sedia mempertanggunjawabkannya. Amin.

 

Contemplatio

'Berdirilah teguh dalam iman'.

 

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016