Jumat Pekan Biasa XXXIII, 20 November 2020

Why 10: 8-11 + Mzm 119 + Luk 19: 45-48

 

 

Lectio

Saat itu Yesus masuk ke Bait Allah dan mulailah Ia mengusir semua pedagang di situ, kata-Nya kepada mereka: "Ada tertulis: Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun." Tiap-tiap hari Ia mengajar di dalam Bait Allah. Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat serta orang-orang terkemuka dari bangsa Israel berusaha untuk membinasakan Dia, tetapi mereka tidak tahu, bagaimana harus melakukannya, sebab seluruh rakyat terpikat kepada-Nya dan ingin mendengarkan Dia.

 

Meditatio

Yesus yang meratapi dan menangisi Yerusalem kemarin terbukti sungguh. Dia bukan meramalkannya, melainkan menyatakan apa yang sedang terjadi di Yerusalem. 'Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun', tegas Yesus. Kalau bait Allah saja tidak dipergunakan sebagaimana mestinya, bagaimana mereka menghormati tempat-tempat lainnya. Kalau tempat-tempat umum saja tidak mereka hormati, bagaimana mereka menaruh perhatian terhadap rumah-rumah pribadi dan privacy. Bagaimana mereka menaruh perhatian terhadap sesamanya?

Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat serta orang-orang terkemuka dari bangsa Israel berusaha untuk membinasakan Dia, karena memang mereka mempunyai kepetingan dengan yang terjadi sekarang ini di dalam bait Allah. Keberuntungan penjualan di bait Allah, mereka terima dan nikmati. Sebaliknya orang-orang yang merasakan belaskasih Allah mendapatkan sapaan sabdaNya. Mereka semua terpikat kepada-Nya dan ingin mendengarkan Dia.  Mereka benar-benar menikmati Kerajaan Allah di tengah-tengah mereka. Di situ ada Allah, di situ surga, tegas santa Teresia Yesus.

Yesus membiarkan mereka hidup berdampingan, walau mungkin terjadi konflik antar mereka, bagaikan gandum dan ilalang dibiarkan tumbuh bersama.

 

Oratio

Yesus Kristus, kehadiranMu adalah kehadiran Kerajaan Allah, sebab memang Engkaulah Allah yang meraja dan mwerendahkan diri sama seperti kami, kecuali dalam dosa. Semoga kami menikmati kehadiranMu yang menyelamatkan itu. Amin.

 

Contemplatio

'Rumah-Ku adalah rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun'.

 

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016