Kamis Pekan Biasa XXXII, 12 November 2020

Flm 7-20 + Mzm 146 + Luk 17: 20-25

 

 

Lectio

Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem atas pertanyaan orang-orang Farisi, apabila Kerajaan Allah akan datang, Yesus menjawab, kata-Nya: "Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah, juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu." Dan Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Akan datang waktunya kamu ingin melihat satu dari pada hari-hari Anak Manusia itu dan kamu tidak akan melihatnya. Dan orang akan berkata kepadamu: Lihat, ia ada di sana; lihat, ia ada di sini! Jangan kamu pergi ke situ, jangan kamu ikut. Sebab sama seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain, demikian pulalah kelak halnya Anak Manusia pada hari kedatangan-Nya. Tetapi Ia harus menanggung banyak penderitaan dahulu dan ditolak oleh angkatan ini".

 

Meditatio

Mata tak puas memandang, malah hanya segala sesuatu yang bisa dilihat itulah yang dipercayai kita manusia. Berbahagialah mereka yang tidak melihat tetapi percaya, gugah Yesus.

Pertama, Kerajaan Allah ditandai dengan kehadiran Anak Manusia, karena itu Kerajaan Allah ada di antara kamu, tegas Yesus kepada para muridNya. Namun banyak orang tidak mempercayaiNya, karena yang mereka lihat itu tidak sesuai dengan pikiran dan kemauan mereka. Yesus tidak menanggapi kecenderungan insani mereka.

Kedua, Yesus sendiri, bukan saja menyadari pikiran para murid yang berbeda dengan diriNya, tetapi malahan sama seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain, itulah kehadiran Anak Manusia, tegasNya, artinya pikiran mereka, orang-orang yang dikasihiNya, tidak menangkap segala yang dimaksudkanNya. Itulah seringkali Yesus menggunakan perumpamaan.

Ketiga, tetapi dalam kemahakuasaanNya, Yesus 'tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia' (Fil 2), dan harus menanggung banyak penderitaan dahulu dan ditolak oleh angkatan ini.

 

Oratio

Yesus Kristus, kehadiranMu membawa sukacita bagi setiap orang. Ajarilah kami untuk berani menikmatinya dengan penuh syukur dan terima kasih.

Santo Yosafat, doakanlah kami. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, Kerajaan Allah ada di antara kamu. Yesus sang Empunya Kerajaan Allah.

Kedua, Yesus tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia dan harus menanggung banyak penderitaan dahulu dan ditolak oleh angkatan ini.

 

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016