Pesta Pemberkatan Gereja Lateran, 9 November 2020

Yeh 47: 8-12 + Mzm 46 + Yoh2: 13-22

 

 

Lectio

Ketika hari raya Paskah orang Yahudi sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem. Dalam Bait Suci didapati-Nya pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang duduk di situ. Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya. Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: "Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan." Maka teringatlah murid-murid-Nya, bahwa ada tertulis: "Cinta untuk rumah-Mu menghanguskan Aku." Orang-orang Yahudi menantang Yesus, katanya: "Tanda apakah dapat Engkau tunjukkan kepada kami, bahwa Engkau berhak bertindak demikian?" Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali." Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?" Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri. Kemudian, sesudah Ia bangkit dari antara orang mati, barulah teringat oleh murid-murid-Nya bahwa hal itu telah dikatakan-Nya, dan mereka pun percayalah akan Kitab Suci dan akan perkataan yang telah diucapkan Yesus.

 

Meditatio

Gereja Lateran adalah gereja katedral pertama yang dibangun tahun 324. Di gereja itulah tempat domisili Paus, yang sekaligus menjabat sebagai Uskup Roma. Gereja adalah tanda kesatuan umat beriman yang Bersatu padu dalam doa dan pujian. Karena di dalam gerejalah semua umat beriman bersatu padu melambungkan pujian dan doa, serta mengungkapkan iman kepercayaannya kepada Tuhan Allah, dan sekaligus diperdengakran sabda Allah yang menyelamatkan umat manusia.

Gereja adalah Bait Allah yang kudus, karena di situlah kehadiran Allah dinyatakan. Allah memang memang hadir dalam hidup manusia, tetapi di dalam gereja sakralitas ilahi dinyatakan. Di dalam gereja diperdengakran sabda. Di dalam gereja dirayakan aneka sakramen mulia. Gereja adalah tempat suci. Hal itu sudah disadari benar-benar oleh Yesus. Karena itu, Ketika melihat orang berjualan di dalam kompleks bait Allah, Yesus menegur mereka. KataNya: 'ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan'.

'Sungguh, ada air keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci itu dan mengalir menuju ke timur; sebab Bait Suci juga menghadap ke timur; dan air itu mengalir dari bawah bagian samping kanan dari Bait Suci itu, sebelah selatan mezbah. Lalu diiringnya aku ke luar melalui pintu gerbang utara dan dibawanya aku berkeliling dari luar menuju pintu gerbang luar yang menghadap ke timur, sungguh, air itu membual dari sebelah selatan' (Yeh 47), kata Yeheskiel, yang menikmati pengalaman rohani yang indah. Dari dalam gereja mengalirlah aneka berkat bagi umatNya, karena Allah sendiri tinggal di dakam baitNya yang kudus.

Pesta gereja Lateran mengingatkan kita akan makna gereja dalam kehidupan sehari-hari. Sejauhmana kita menjaga gereja sebagai rumah doa, tempat suci, tempat perjumpaanku dengan Tuhan? Pernahkah terbersit bahwa gereja menjadi oase kehidupan kita? Pernah jugakah kita menjadikan salah satu kamar di dalam rumah kita sebagai gereja keluarga, di mana tiap hari kita berdoa Bersama satu keluarga sebagai orang-orang yang dikasihi Yesus?

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau mengundang kami datang ke gereja untuk berdoa dan mendengarkan sabdaMu. Kami merasakan tempat hening untuk mendengarkan sabdaMu. Semoga berkatMu selalu kami nikmati sewaktu pulang dari dari gerejaMu yang kudus, sebab Engkau menyapa dan memberkati kami. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan'. Janganlah dikatakan Yesus kepada kita.

Kedua, 'sungguh, ada air keluar dari bawah ambang pintu Bait Suci itu dan mengalir'. Gereja sumber berkat bagi umatNya.

 








Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016