Pesta Santo Andreas, 30 November 2020

Rm 10: 9-18 + Mzm 19 + Mat 4: 18-22

 

 

Lectio

Pada waktu Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." Lalu mereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia.

 

Meditatio

Andreas bersama Petrus, saudaranya, adalah seorang yang mendengar ajakan Yesus: 'mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia', dan langsung mengikutiNya. Apakah mereka mengerti perkataan Yesus? Pasti tidak. Namun sikap Andreas dan Petrus adalah sikap iman dalam menanggapi sapaan dan ajakan Tuhan Allah. Tidak semua sabdaNya bisa kita mengerti dengan mudahnya sebagaimana kemampuan insani kita, walau semuanya baik adanya.

Panggilan kita menjadi orang Katolik pasti tidak setajam Andreas. Namun perjalanan selanjutnya, apa kita tanggap akan sapaanNya? Sikap tanggap menunjukkan iman kepercayaan kita terhadapa Tuhan Yesus. Kiranya menjadi permenungan kita: 'jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan' (Rom 4).

 

Oratio

Yesus Kristus, kami bersyukur kepadaMu, karena telah memanggil kami menikmati keselamatanMu, merasakan berkatMu, sebab hanya padaMulah ada keselamatan. Semoga kami menjadi orang-orang yang setia menanggapi sabdaMu dan siap melaksanakannya, sebagaimana diteladankan santo Andreas kepada kami. Amin.

 

Contemplatio

'Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia'.

 








Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017