Sabtu Pekan Biasa XXXI, 7 November 2020

Fil 4: 10-19 + Mzm 112 + Luk 16: 9-15

 

 

Lectio

Pada suatu kali Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: " Aku berkata kepadamu: Ikatlah persahabatan dengan mempergunakan Mamon yang tidak jujur, supaya jika Mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima di dalam kemah abadi. Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar. Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya? Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu? Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."  Semuanya itu didengar oleh orang-orang Farisi, hamba-hamba uang itu, dan mereka mencemoohkan Dia. Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu membenarkan diri di hadapan orang, tetapi Allah mengetahui hatimu. Sebab apa yang dikagumi manusia, dibenci oleh Allah".

 

Lectio

Sekuat orang mencari nafkah, sekuat itulah juga dalam mengejar keselamatan. Demikian kesetiaan orang melakukan pekerjaannya, hendaknya menunjukkan kesetiaan dalam menanggapi kehendak Tuhan. Karena itu Yesus dalam pengajaranNya tadi berkata: 'jikalau kamu tidak setia dalam hal mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?'. Bukankah dalam kenyataan sehari-hari kita menghadapi aneka mamon ini? Kesetiaan kita akan aneka persoalan ini menjadi bekal tersendiri dalam hidup. 'Segala segala dapat kutanggung dalam nama Yesus Kristus'. Penyataan yang menunjukkan kesetiaan seseorang.

Namun tak dapat disangkal, Yesus meminta kita untuk tidak tenggelam aneka persoalan dunia. Arahkanlah perhatianmu kepada yang di atas, di mana Kristus bertakhta, kata santo Paulus. Kita berani mengutamakan yang satu daripada lainnya. Kalau kita orang yang sungguh percaya kepada Kristus Tuhan, maka tentunya mengutamakan Tuhan Allah. 'Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada mamon', tegas Yesus.

 

Oratio

Yesus Kristus, bantulah kami dengan terang Roh KudusMu, agar kami selalu berani memilih yang terbaik, selalu memilih Engkau dalam aneka karya pelayanan kami, sehingga kami semua kedapatan setia sampai akhir jaman. Kesetiaan sungguh-sungguh terjamin, bila kami melakukan segala sesuatu dalam namaMu. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, 'jikalau kamu tidak setia dalam hal mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?'. Hendaknya setia selalu.

Kedua, 'kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada mamon'. Yesus harus menjadi pilihan kita.

 









Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016