Kamis Oktaf Natal, 31 Desember 2020

1Yoh 2: 18-21 + Mzm 96 + Yoh 1: 1-5.14

 

 

Lectio

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan. Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.

 

Meditatio

Firman itu Allah, karena melalui firmanNya kita mengenal Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan, karena Allah menciptakan segala sesuatu dengan dan dalam firmanNya. Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, Dialah Yesus Kristus yang baru kita rayakan kelahiranNya, saat dan waktu Dia menjadi manusia. Dia lahir, karena memasuki dunia ini dalam proses kehidupan manusia. Dia taat dan merendahkan diri sebagai manusia. Dia makan dan minum, bekerja dan istirahat. Kalau Tuhan Allah mau menjadi manusia konkrit, kita yang adalah manusia harus juga berani menghadapi aneka hidup konkrit.

Yusuf dan Maria menerima kehendak Tuhan Allah, bukannya tanpa pertimbangan, bukannya tanpa konflik batin. Namun mereka harus berani menghadapi kenyataan konkrit yang dikehendaki Allah. Maria harus mengandung. Yusuf harus menerima tunangannya yang berbadan dua.

Bagaimana kita dapat mengetahui bahwa kenyataan yang harus kita hadapi adalah kehendak Tuhan? Tentunya kita harus selaku berkomunikasi dan hubungan dekat dengan Tuhan Allah sendiri. Tanpa keakraban kita dengan Tuhan, tanpa adanya semangat doa, tanpa adanya perhatian akan hidup rohani kita tidak mampu memandang masa depan dengan indah.

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkalau Allah yang menjadi manusia. Engkau menyampaikan kehendakMu dan menyatakan kehadiranMu dalam firmanMu. Semoga kami kedapatan setia dalam mendengarkan sabdaMu dan melaksanakannya, agar kami dapat mengenal kehadiranMu dalam keseharian hidup. Amin.

 

Contemplatio

Pertama, Firman itu Allah, karena melalui firmanNya kita mengenal Allah.

Kedua, segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan, karena Allah menciptakan segala sesuatu dengan dan dalam firmanNya.

Ketiga,  Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, Dialah Yesus Kristus yang baru kita rayakan kelahiranNya, saat dan waktu Dia menjadi manusia.









Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017