Kamis Pekan Khusus Adven, 17 Desember 2020

Kej 49: 8-10 + Mzm 72 + Mat 1: 18-24

 

 

Lectio

Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. Karena Yusuf suaminya, seorang yang tulus hati dan tidak mau mencemarkan nama isterinya di muka umum, ia bermaksud menceraikannya dengan diam-diam. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka." Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi: "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" -- yang berarti: Allah menyertai kita. Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil  Maria sebagai isterinya.

 

Meditatio

Peristiwa Natal adalah peristiwa Allah menjadi Manusia. Dengan kuat kuasaNya, Allah tidak menjadi manusia secara tiba-tiba. Dia mengikuti proses perkembangan manusia. Proses inkarnasi, menjadi daging, mau tidak mau mengikuti pertumbuhan tubuh manusia. Menjadi manusia berarti masuk dalam proses pertumbuhan dan keterbatasan ruang dan waktu.

Inkarnasi Allah melalui seorang perempuan, 'seorang dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki'. Perempuan itu adalah Maria. Tanpa permintaan ijin kepada siapapun, walau ditanggapi dengan penuh kepasrahan oleh Maria, aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanMu, Allah menjadi manusia dan tinggal dalam rahim Maria.

'Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka', tegas Allah melalui malaikatNya yang kudus. Yusuf diundang untuk ambil bagian dalam karya penyelamatan. Sesudah bangun dari tidurnya, Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai isterinya.

Sedikit permenungan juga: mengapa malaikat tidak menyapa Yusuf terlebih dahulu, bukankah mereka sudah bertunangan? Dunia patriakal sepertinya diabaikan dalam kabar sukacita ini, malah sebaliknya Maria lebih banyak bicara daripada Yusuf.

 

Oratio

Yesus Kristus, meminta Yusuf ambil bagian dalam karya penyelamatan umatMu. Semuanya Engkau lakukan hanya demi keselamatan semua orang yang mengasihi Engkau. Semoga kami juga setia menanggapi ajakanMU dalam membangun dunia baru dalam kehadiranMu. Amin.

 

Contemplatio

'Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka'.










Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016