Minggu Adven II, 6 Desember 2020

Yes 40: 1-9 + 2Pet 3: 9-14 + Mrk 1: 1-8

 

 

Lectio

Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah. Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: "Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya", demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan: "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu." Lalu datanglah kepadanya orang-orang dari seluruh daerah Yudea dan semua penduduk Yerusalem, dan sambil mengaku dosanya mereka dibaptis di sungai Yordan. Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan. Inilah yang diberitakannya: "Sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak. Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus."

 

Meditatio

Liturgi warna ungu adalah liturgi pertobatan, dan itutah memang yang diwartakan oleh Yohanes: 'bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu'. Dia berseru-seru demikian, karena memang itulah tugas perutusan yang diterimanya. 'Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu'. Kedatangan Dia Pembawa keselamatan memang hanya bisa dinikmati dengan sikap pertobatan.

Demikian juga kedatangan Yesus kedua kalinya, yang membawa mahkota keselamatan, menuntut adanya pertobatan kita. Kita memang telah menerima baptisan dengan Roh KudusNya, tentunya kita siap sedia mempertanggunjawabkan segala kebaikanNya. Bukankah Roh KudusNya juga memberikan peneguhan kepada kita untuk berani bersaksi?

Apakah semua orang boleh menyambut dan menikmati kedatanganNya itu? Semua orang diundang untuk menikmati, tentunya mereka yang siap sedia menerimaNya, sebagaimana dianjurkan oleh santo Petrus: 'saudara-saudaraku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, dalam perdamaian dengan Dia' (2Pet 3). Tak bercacat dan tak bernoda dimaksudkan secara rohani, yakni hendaknya kita tidak berlumurkan dosa.

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau hendak datang untuk kedua kalinya dengan membawa mahkota. Semoga kami setia menguduskan diri dengan berjaga dan berdoa, sehingga kami siap menyambut kedatanganMu yang menyelamatkan itu. Amin

 

Contemplatio

'Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu'.









Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017