Rabu Pekan Adven I, 2 Desember 2020


Yes 25: 6-10  +  Mzm 23  +  Mat 15: 29-37



Lectio


Setelah meninggalkan daerah itu, Yesus menyusur pantai danau Galilea dan naik ke atas bukit lalu duduk di situ. Kemudian orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya membawa orang lumpuh, orang timpang, orang buta, orang bisu dan banyak lagi yang lain, lalu meletakkan mereka pada kaki Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya. Maka takjublah orang banyak itu melihat orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan, orang buta melihat, dan mereka memuliakan Allah Israel.

Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan." Kata murid-murid-Nya kepada-Nya: "Bagaimana di tempat sunyi ini kita mendapat roti untuk mengenyangkan orang banyak yang begitu besar jumlahnya?" Kata Yesus kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" "Tujuh," jawab mereka, "dan ada lagi beberapa ikan kecil." Lalu Yesus menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti dan ikan-ikan itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya memberikannya pula kepada orang banyak. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, tujuh bakul penuh.



Meditatio


'TUHAN semesta alam akan menyediakan di gunung Sion ini bagi segala bangsa-bangsa suatu perjamuan dengan masakan yang bergemuk, suatu perjamuan dengan anggur yang tua benar, masakan yang bergemuk dan bersumsum, anggur yang tua yang disaring endapannya', tegas Tuhan Allah semesta alam. Dia menjanjikan yang indah dan mulia.


Kapan terpenuhi janjiNya yang kudus itu?

Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti dan ikan-ikan itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya memberikannya pula kepada orang banyak. Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, tujuh bakul penuh. Segala yang dijanjikan oleh Tuhan Allah dipenuhi dan dilaksanakan oleh Yesus Kristus. Dia pun berjanji tidak akan menghilangkan satu titik ataupun iota pun segala yang tersurat dalam kitab Taurat dan para Nabi.

Dan sebelumnya, ketika orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya membawa orang lumpuh, orang timpang, orang buta, orang bisu dan banyak lagi yang lain, lalu meletakkan mereka pada kakiNya, Yesus menyembuhkan mereka semuanya. Yesus menjadikan segala-galanya baik adanya.


'Sesungguhnya, inilah Allah kita, yang kita nanti-nantikan, supaya kita diselamatkan. Inilah TUHAN yang kita nanti-nantikan; marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita oleh karena keselamatan yang diadakan-Nya!'  (Yes 25), seru orang-orang yang melihat dan memandang segala yang dikerjakan Yesus.


Apakah kita adalah orang-orang yang juga menikmati segala yang baik dan indah itu? Kalau pun kita dengan  berani belum pernah merasakan, atau pun melihat segala yang baik dan indah itu, kita kita nantikan kembali kedatanganNya yang kedua kalinya, yang tidak lagi dibawaNya salibNya yang kudus, melainkan mahkota keselamatan. Dia tidak lagi membawa keindahan duniawi dan insani ini, melainkan yang  baik dan indah dari Tuhan Bapa di surga. Adven adalah kesempatan menguatkan kembali kemauan kita untuk menikmati kehadiranNya itu.



Oratio


Yesus Kristus, Engkau menjanjikan yang baik dan indah kepada setiap orang. Kami bersyukur kepadaMu, karena kami pun sempat menikmatinya. Semoga kami selalu bersyukur atas segala berkatMu itu, dan terlebih untuk setia menunggu janjiMu yang lebih mulia lagi di saat kedatanganMu nanti. Amin.



Contemplatio


'Sesungguhnya, inilah Allah kita, yang kita nanti-nantikan, supaya kita diselamatkan. Inilah TUHAN yang kita nanti-nantikan; marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita oleh karena keselamatan yang diadakan-Nya!'.





Oremus Inter Nos
Marilah kita saling mendoakan 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)

Jumat Agung, Hari Kematian Tuhan Yesus Kristus, 14 April 2017