Sabtu Pekan Adven I, 5 Desember 2020


Yes 30: 19-26 +  Mzm 147  +  Mat 9:35 - 10:8




Lectio


Pada waktu itu Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu."

Lalu Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. KataNya:

'pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma'.



Meditatio


Tuhan Allah mampu melakukan segala sesuatu, karena memang Dia mahakuasa. Dialah sang Empunya kehidupan ini. Kendati demikian, Dia mengajak semua orang yang dikasihiNya ambil bagian dalam karya penyelamatanNya.

'Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu'. Inilah ajakan Yesus kepada mereka yang dikasihiNya. Mereka diminta untuk tidak hanya menerima, tetapi juga berani meminta dari sang Empunya kehidupan sebagai bentuk pertanggunganjawab umat akan perlunya pendampingan bagi mereka.


Sebaliknya mereka yang telah merasakan berkatNya, yakni para murid, diajak juga untuk berani berbagi. 'Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma'. Tugas perutusan mengingatkan para mirid untuk berani berbagi, karena mereka telah menerima secara cuma-cuma, demikian hendaknya mereka berani berbagi secara sukarela. Inilah ambil bagian para murid dalam karya pewartaan dan penyelamatan dunia.


Kenapa Tuhan Yesus mengajak banyak orang terlibat dalam karya pewartaanNya?

Yesus bahkan mengajak setiap orang untuk terlibat di dalamnya, karena memang karya penyelamatan tidak dimaksudkan untuk mengabaikan ataupun mematikan kemampuan insani umatNya. Inilah konsep subsidiaritas. Ada kemampuan yang mengagumkan dalam diri setiap orang; malahan Tuhan Yesus menantang setiap orang untuk berani mempertanggung jawabkan segala yang diterima daripadaNya. Semakin banyak seseorang menerima, semakin banyak pula dituntut. Allah menciptakan setiap orang sebagai manusia yang mandiri dan bertanggungjawab, bahkan tercipta sesuai dengan gambarNya.



Oratio


Yesus Kristus, Engkau mengundang setiap orang terlibat aktif dalam karya penyelamata. Engkau telah memberi bekal kepada setiap orang, yang sekaligus membedakan satu orang dengan lainnya. Semangatilah kami untuk siap sedia bertanggungjawab atas segala berkatMu itu, dan kami ambil bagian dalam karya penyelamatan sesama kami. Amin.



Contemplatio


Pertama, 'tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu'. Kita diminta untuk terlibat di dalam karyaNya.


Kedua, 'pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma'. Hendaknya kita menjadi orang yang murah hati seperti Yesus.






Oremus Inter Nos
Marilah kita saling mendoakan 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016