Kamis Pekan Biasa II, 21 Januari 2021

Ibr 7: 25-30 + Mzm 40 + Mrk 3: 7-12

 

 

Lectio

Pada suatu kali Yesus dengan murid-murid-Nya menyingkir ke danau, dan banyak orang dari Galilea mengikuti-Nya. Juga dari Yudea, dari Yerusalem, dari Idumea, dari seberang Yordan, dan dari daerah Tirus dan Sidon datang banyak orang kepada-Nya, sesudah mereka mendengar segala yang dilakukan-Nya. Ia menyuruh murid-murid-Nya menyediakan sebuah perahu bagi-Nya karena orang banyak itu, supaya mereka jangan sampai menghimpit-Nya. Sebab Ia menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya. Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: "Engkaulah Anak Allah." Tetapi Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia.

 

Meditatio

Pada suatu kali Yesus dengan murid-murid-Nya menyingkir ke danau, dan banyak orang dari Galilea mengikuti-Nya. Juga dari Yudea, dari Yerusalem, dari Idumea, dari seberang Yordan, dan dari daerah Tirus dan Sidon datang banyak orang kepada-Nya, sesudah mereka mendengar segala yang dilakukan-Nya. Yesus benar-benar menarik perhatian banyak orang. Sebab memang Dia mengajar dengan penuh kuasa dan wibawa. Kita dapat membayangkan: betapa banyaknya orang yang mengikutiNya.

Akhirnya Yesus menyuruh murid-murid-Nya menyediakan sebuah perahu bagi-Nya karena orang banyak itu, supaya mereka jangan sampai menghimpit-Nya. Sebab Ia menyembuhkan banyak orang, sehingga semua penderita penyakit berdesak-desakan kepada-Nya hendak menjamah-Nya. Lebih leluasa Yesus mengajar banyak orang dari perahu, dan penyembuhan pun tentunya tidaklah sulit dikerjakanNya.

Bilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: 'Engkaulah Anak Allah'. Tetapi Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia. Kuasa kegelapan mengetahui siapakah Yesus. Tentunya menjadi permenungan kita: mengapa Yesus melarang mereka memberitakan diriNya? Apakah alasan sama dengan sesudah Dia menyembuhkan orang-orang sakit? Mengapa Yesus selalu menyembunyikan identitas diri?

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau selalu menyembunyikan diri dalam segala peristiwa kehidupan. Engkau hanya menyatakan diri dalam karya pelayanan, dan bukannya dengan identitas diri. Semoga kami pun berani menyatakan kasihMu dalam setiap karya pelayanan kami. Amin.

 

Contemplatio

'Engkaulah Anak Allah'. Kitalah yang harus berkata-kata demikian.









Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016