Kamis Pekan Biasa IV, 4 Februari 2020

Ibr 12: 18-24 + Mzm 48 + Mrk 6: 7-13

 

 

Lectio

Pada waktu itu Yesus memanggil kedua belas murid itu dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat, dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka, kecuali tongkat, roti pun jangan, bekal pun jangan, uang dalam ikat pinggang pun jangan, boleh memakai alas kaki, tetapi jangan memakai dua baju. Kata-Nya selanjutnya kepada mereka: "Kalau di suatu tempat kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari tempat itu. Dan kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu dan kalau mereka tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang di kakimu sebagai peringatan bagi mereka." Lalu pergilah mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat, dan mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka.

 

Meditatio

Pada waktu itu Yesus memanggil kedua belas murid itu dan mengutus mereka berdua-dua. Siapakah keduabelas murid ini? Apakah para Rasul? Kalau mereka diutus, siapakah yang mendampingi Yesus? Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat, dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka, kecuali tongkat, roti pun jangan, bekal pun jangan, uang dalam ikat pinggang pun jangan, boleh memakai alas kaki, tetapi jangan memakai dua baju. Yesus meminta mereka tidak merepotkan diri dengan aneka perbekalan; cukuplah denga kuasa yang Dia berikan.

Kata-Nya selanjutnya kepada mereka: pertama, 'kalau di suatu tempat kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari tempat itu'. Mereka diminta menerima apa adanya dan tidak mencari-cari kenyamanan. Kedua, sebaliknya 'kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu dan kalau mereka tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang di kakimu sebagai peringatan bagi mereka'. Seharusnya semua orang menerima karya mereka dengan tulus ikhlas. Sebab karya mereka adalah pewartaan Kerajaan Allah, yang memang harus disampaikan kepada seluruh makhluk.

Lalu pergilah mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat, dan mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka. Para murid membuat segala-galanya baik adanya, karena bekal dan penyertaan sang Guru. Para murid mewartakan kabar sukacita, dan bukan yang membuat orang takut dan gentar (Ibr 12); dan tentunya kita yang berani mendengarkan pewartaan sabdaNya kita datang langsung kepada Yesus Pengantara Perjanjian Baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat daripada darah Habel.

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau mengundang setiap orang untuk berani datang kepadaMu dengan mendengarkan sabda yang Engkau perdengarkan kepada kami. Semoga kami setia mendengarkan sabdaMu yang menyelamatkan itu. Amin.

 

Contemplatio

'Kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu dan kalau mereka tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang di kakimu sebagai peringatan bagi mereka'. Setiap orang wajib mendengarkan sabdaNya.

 








Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016