Kamis Pekan Prapaskah I, 25 Februari 2021

T.Est 4: 17-19 + Mzm 138 + Mat 7: 7-12

 

 

Lectio

Suatu hari berkatalah Yesus: 'mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya. Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi'.

 

Lectio

'Ya Tuhan Raja kami. Engkaulah yang tunggal. Tolonglah aku yang seorang diri ini. Padaku tidak ada penolong lain selain Engkau. Sejak kecilku telah kudengar dalam keluargaku, Engkaulah yang telah memilih Israel menjadi milik abadi bagiMu' (T.Est 4). Sebuah doa yang dipanjatkan Ester berkenaan dengan situasi dirinya. Inilah doa seorang Ester yang mengungkapkan keluhan isi hatinya kepada Tuhan; dan dia yakin, seperti dikatakan Mazmur: pada hari aku berseru, Engkau menjawab aku ya Tuhan.

Perlu keberanian memang untuk berdoa. Bukankah Yesus sendiri menyatakan: 'mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan?'.  Yesus memberi jaminan akan segala doa yang kita hunjukkan kepadaNya. Jaminan inilah yang harus kita pegang dan menjadi pengharapan diri. 'Jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya'.

Berdoa adalah tanda kepercayaan dan harapan seseorang kepada Tuhan Allah, sang Empunya kehidupan. Berdoa bukanlah membaca atau pun menghafalkan rumusan doa. Doa adalah tanda kebutuhan diri seseorang akan bantuan belaskasih Tuhan Allah, entah itu doa syukur ataupun permohonan.

 

Oratio

Yesus Kristus, ajarilah kami untuk selalu berdoa kepadaMu. Ajarilah kami untuk selalu setia akan kehendakMu yang menyelamatkan. Kami yakin Engkau tidak akan mengingkari janjiMu kepada kami.  Amin.

 

Contemplatio

'Mintalah, maka akan diberikan kepadamu'.








Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016