Kamis sesudah Rabu Abu, 18 Februari 2021

Ul 30: 15-20 + Mzm 1 + Luk 9: 22-25

 

 

Lectio

Suatu kali bersabdalah Yesus: 'Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga." Kata-Nya kepada mereka semua: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?'.

 

Meditatio

Suatu kali bersabdalah Yesus: 'Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga'. Inilah spiritualitas hidup. Itulah jalan hidup yang harus dilalui oleh Yesus. Ada penolakan terhadap diriNya, bukan dari mereka yang jauh di sana, melainkan dari orang-orang yang dituakan dan dihormati dalam bangsaNya sendiri. Dia akan dibunuh, tapi akan dibangkitkan sesudahnya.

Karena itu, kata-Nya kepada mereka semua: 'setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku'. Kalau kita kuliah di Universitas Pertanian, maka mau tak mau kita harus suka bercocok tanam, dan kita ikuti ilmu yang diajarkan. Demikian kalau kita percaya kepada Yesus, segala pengajaran dan tindakanNya harus menjadi patrun kehidupan kita. Tidak ada tawar-menawar untuk mengikutiNya; 'barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya'.

Perlukah memang mengikuti Yesus Tuhan? Bukankah kekayaan dapat kita peroleh? Kesuksesan pun dapat kita dapat? Kepandaian dapat kita raih? Kesehatan dapat kita usahakan? Tanpa harus percaya dan mengikuti Yesus Tuhan, setiap orang dapat mendapatkan semuanya itu. Namun 'apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri?'. Sebab keselamatan hanya dapat kita peroleh dari Tuhan Allah. Segala-galaNya tercipta dalam Dia. Akulah Kebangkitan dan Hidup. Kehidupan pun akan semakin indah dan menyenangkan kalau kita percaya kepada Tuhan. Tiada yang mustahil, bagi orang yang percaya. Masa Prapaskah mengingatkan hal ini secara istimewa. Hendaknya kita semakin mengikuti Dia.

'Ingatlah, aku menghadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan, karena pada hari ini aku memerintahkan kepadamu untuk mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada perintah, ketetapan dan peraturan-Nya, supaya engkau hidup dan bertambah banyak dan diberkati oleh TUHAN, Allahmu' (Ul 30: 15-16), tegas Tuhan yang menghendaki setiap orang selamat.

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkau mengundang dan menjanjikan kepada kami untuk mendapatkan keselamatan daripadaMu. Semoga kami selalu setia memanggul salib kehidupan ini sebagaimana hidup sendiri dalam menikmati kemuliaan surgawi. Bantulah kami selalu.  Amin.

 

Contemplatio

'Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku'.

 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016