Rabu Pekan Biasa V, 10 Februari 2021

Kej 2: 4-9 + Mzm 104 + Mrk 7: 14-23

 

 

Lectio

Pada suatu kali Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka: "Kamu semua, dengarlah kepada-Ku dan camkanlah. Apa pun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya." Barangsiapa bertelinga untuk mendengar hendaklah ia mendengar! Sesudah Ia masuk ke sebuah rumah untuk menyingkir dari orang banyak, murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya tentang arti perumpamaan itu. Maka jawab-Nya: "Apakah kamu juga tidak dapat memahaminya? Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya, karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?" Dengan demikian Ia menyatakan semua makanan halal. Kata-Nya lagi: "Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."

 

Meditatio

Pada suatu kali Yesus memanggil orang banyak dan berkata kepada mereka: 'kamu semua, dengarlah kepada-Ku dan camkanlah'. Yesus meminta mereka semua untuk bernar-benar memperhatikan pengajaranNya. 'Apa pun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya'. Yang keluar dari diri manusia itulah yang menajiskan, bukan sebaliknya.

Sebab 'tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya, karena bukan masuk ke dalam hati tetapi ke dalam perutnya, lalu dibuang di jamban?'. Mungkin yang masuk dalam diri manusia bisa membuat sakit, tetapi tidak menajiskan. Orang kotor, berdosa dan tak terhormat, bukan diakibatkan oleh makanan. Yesus menyatakan semua makanan halal.

Sebaliknya, 'apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang'. Kejahatan itu muncul dari dalam diri manusia, dan bukannya dari luar.

 

Oratio

Yesus Kristus, bantulah kami dalam menguduskan diri kami. Semoga kami selalu memikirkan yang baik dan benar, yang tidak merugikan sesame. Malah sebaliknya, semangatilah kami untuk menjadi saluran berkat bagi sesame kami.

Santa Skolastika, doakanlah kami. Amin.

 

Contemplatio

'Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang'.


 







Oremus Inter Nos
Marilah Kita Saling Mendoakan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesta Maria mengunjungi Elizabet

Mengenal Karmelit Awam dari dekat (2)

Pesta Santo Simon dan Yudas, 28 Oktober 2016